Logo
Print this page

KKF Gelar Diskusi Perlindungan Anak di Langkat

Diskusi-Usai diskusi, para peserta diskusi yang digagas KKF diabadikan bersama dengan narasumber.andalas/ Budi Zulkifli Diskusi-Usai diskusi, para peserta diskusi yang digagas KKF diabadikan bersama dengan narasumber.andalas/ Budi Zulkifli

Stabat-andalas Diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) digelar Kedan-Kedan Forum (KKF) di Wedang Kopi, Jumat (7/9). Diskusi menyoroti "Perlindungan Korban Anak Dalam Sistem Peradilan Anak".

Diskusi menampilkan narasumber Dr Abdul Hakim Siagian SH MH praktisi hukum dan Dosen FH Hukum USU, Hakim Anak Pengadilan Negeri Stabat, Dr Syaiful Abdi SH Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan Koordinator P2TP2A Langkat Ernis Syafrin Aldin serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Acara diikuti pegiat Hak Anak Kabupaten Langkat, MUI Langkat, para tokoh pemuda, politik, dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Langkat.

Diskusi berlangsung santai, tapi interaktif dan mengupas berbagai kendala dalam perlindungan korban anak dalam sistem peradilan anak berdasarkan UU No 11/2012, tentang Sistem Peradilan Anak dan Undang Undang Perlindungan Anak. Pada kesempatan itu, praktisi hukum Abdul Hakim Siagian mengajak berbagai elemen masyarakat agar berperan aktif dalam persoalan pemenuhan hak anak.

”Ayo bergerak, mari kita membangun persepsi yang sama untuk memperjuangkan ini (anak sebagai korban dalam sistem peradilan anak) agar ada alokasi anggaran APBD untuk berbagai hal yang kita perbincangkan ini untuk memaksimalkan pencegahan,”kata Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Sumut ini seraya menyebut, banyak motif bisa terjadi dalam spektrum global.

Panitia pelaksana mengatakan, acara digagas sebagai bentuk keprihatinan atas tingginya kasus kekerasan dan pencabulan serta lambatnya penanganan perkara terhadap anak yang terlibat hukum di Kabupaten Langkat. Kedan-Kedan Forum sendiri berasal dari berbagai latar belakang profesi.

Misalnya dari kalangan pengusaha, tokoh politik, jurnalis, praktisi hukum dan pemerhati masalah-masalah sosial, politik, ekonomi dan hukum. “Kami berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Karena itu, kami kuat dan berharap kami juga bisa berbuat untuk memajukan Langkat ke depan,” ujar Reza Fadli Ibrahim Lubis, salah satu pengagas FGD KKF. (BD)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com