Log in
BPKD_Pemkab_Aceh_Selatan.jpg

Ketua DPRD & Dandim Soroti Kinerja Gugus Tugas dan OPD Pemkab Karo

  Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi, Kapolres AKBP Yustinus Setyo dan Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara usai rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi, Kapolres AKBP Yustinus Setyo dan Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara usai rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19


Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan sejumlah catatan untuk perbaikan dan bebenah agar tidak terulang kejadian yang sepantasnya tidak terjadi, seperti penolakan pemakaman jenazah korban Covid-19 di Kabupaten Karo.

Hal itu dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo gelar rapat evaluasi penanganan Covid-19, Kamis (28/5) pukul 16.00 WIB di lantai 3 kantor bupati, Jalan Letjen Djamin Ginting Kabanjahe

“Lokasi pemakaman TPU di Desa Salit Kecamatan Tigapanah kita ambil hikmahnya, jadikan pembelajaran, tentu kedepan jangan lagi terulang, apalagi Pemkab Karo dan Gugus Tugas sudah menetapkan Desa Salit sebagai TPU dan penguburan khusus untuk menjalankan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Bupati.

Ditegaskan Bupati, TPU Salit sudah final. OPD terkait sudah ditugaskan dibantu dengan pihak polri/TNI dan pihak kecamatan melakukan sosialisasi dan komunikasi ke desa Salit. “Apabila ada lagi pasien yang meninggal disaat situasi Covid-19, tentu protokol kesehatan akan kita lakukan disana, walau pun sebenarnya kita berharap tidak ada lagi korban Covid-19,” ujar Bupati Karo.

Dikatakan Bupati, jenazah terkait Covid-19 mendapatkan perlakuan sesuai prosedur operasional standar internasional, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan warga sekitar, karena semua dilakukan dengan prosedur yang ketat. Protokol penguburan jenazah juga sudah sesuai dengan protokol Kementerian Agama dan dilakukan petugas terlatih yang memang berwenang melakukan itu.

Sorot OPD Pemkab Karo

Sementara Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan mengatakan, sejak awal sudah kita sepakati bersama dalam dengar pendapat yang digelar di ruang DPRD Karo terkait dana refocusing, sebulan yang lalu, bahwa OPD menyampaikan TPU di desa Salit dapat dijadikan penguburan jenazah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19, ternyata tidak bisa, ini jelas kesalahan semua OPD terkait.

Pertanyaanya sekarang, apa saja selama masa pandemi ini dikerjakan OPD terkait? “Kurang progresifnya melakukan sosialisasi, edukasi dan pendekatan secara kemanusiaan kepada masyarakat sekitar, ego sektoral masih mendominasi. Hal itu membuat masyarakat kita tidak paham protokol pemakaman, sehingga ada penolakan. Jangan lagi terulang,” kritiknya.

“Dari awal pandemi ini pun sudah saya ingatkan, kerahkan semua potensi OPD lakukan yang terbaik. Sosialisasi dan komunikasi lebih intens langsung ke masyarakat. Jadi rasionalisasi itu kadang-kadang terabaikan. Akibat tidak adanya sosialisasi dan edukasi,” kata Iriani.

Segera mengambil langkah konkrit untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini. Menurutnya, kasus penolakan pemakaman jenajah terduga Covid-19 itu merupakan bukti lemahnya kinerja tim gugus tugas dan OPD terkait. "Karena itu, ia meminta agar Pemkab Karo segera lakukan perbaikan terhadap penanganan COVID-19 ini. Apalagi, pemerintah daerah dan DPRD Karo sudah menggelontorkan anggaran cukup besar," kecam Ketua DPRD Karo.

Hal senada disampaikan Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, SE, menekankan, kita yang hadir ini adalah bagian dari tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, namun patut kita renungkan, apakah yang kita kerjakan selama ini murni sudah kategori cepat atau perlambatan?

Sangat disayangkan adanya penolakan pemakaman jenazah di desa Salit, ini semua jelas lintas OPD yang tergabung dalam tim gugus tugas tidak maksimal bekerja, masih saling lempar tanggung jawab. “Saya menyuarakan ini, bukan selalu Dandim, melainkan selaku Wakil 1 Gugus Tugas sesuai nomenklatur, agar jangan salah paham dan menilai,” pungkasnya. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C