Log in

Kejari Madina Sosialisasikan Jaksa Garda Desa

Kajari Madina Taufiq Djalal memukul gong pertanda dibukanya s0siasliasi program Jaksa Garda Desa 2019 di Lapangan Futsal Hotel Abara, Panyabungan. (andalas/Jeffry Barata Lubis) Kajari Madina Taufiq Djalal memukul gong pertanda dibukanya s0siasliasi program Jaksa Garda Desa 2019 di Lapangan Futsal Hotel Abara, Panyabungan. (andalas/Jeffry Barata Lubis)

Panyabungan-andalas Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina) melakukan sosialisasi pencanangan program Jaksa Garda Desa 2019. Acara ini dibuka langsung Kajari Madina Taufiq Djalal SH MH di Lapangan Futsal Hotel Abara, Jalan Lintas Timur Panyabungan, Sabtu (13/4).

Pencanangan program Jaksa Garda Desa ini merupakan wujud tugas dan fungsi Kejaksaan dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan dengan mengedepankan pencegahan (preventif) yang merupakan tupoksi Bidang Intelijen Kejaksaan RI yaitu Pemberdayaan Masyarakat Desa sesuai Peraturan Jaksa Agung Nomor: 006/A/JA/07/2017.

Wakil Bupati Madina HM Jakfar Sukhairi Nasution dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kejari Madina yang telah memberikan dukungan dalam pembangunan di Kabupaten Madina, baik melalui program Jaksa Garda Desa dan maupun pengawal dan pengaman pemerintah dan pembangunan daerah.

"Pemkab Madina sangat mendukung penuh program Jaksa Garda Desa ini dan sangat menyambut baik program tersebut demi percepatan pembangunan Kabupaten Madina," kata Jakfar Sukhairi Nasution.

Sementara itu, Kajari Madina Taufiq Djalal SH MH menegaskan, program dana desa merupakan Nawacita Presiden RI dengan filosofis bahwa mayoritas masyarakat Indonesia tinggal di desa sehingga dengan pembangunan desa secara otomatis akan membangun negara juga.

Kajari juga berpesan agar kepala desa tidak takut dalam pengelolaan dana desa, namun harus tetap dengan profesional dan prinsip kehati-hatian. "Dengan pencanangan Jaksa Garda Desa (JGD) sebagai wujud nyata jaksa dan kepala desa membangun desa di Kabupaten Mandailing Natal untuk lebih efisien, efektif, dan terpadu serta berkelanjutan," katanya.

Sebelumnya, Kasi Intel Kejari Madina Aditya C Tarigan SH, selaku ketua pelakasana sosialisasi, melaporkan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antar Kejaksaan RI dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pada 15 Maret 2018 lalu.

Kemudian dilanjutkan dengan Surat Jaksa Agung Muda Intelijen Nomor: R-1259/D/DS/12/2018 tanggal 14 Desember 2018 yang pada Butir 2 menyebutkan, segera melakukan pengawalan terhadap pendistribusian dan pemanfaatan dana desa agar berjalan tepat sasaran dalam rangka mendukung program pemerintah dibidang pemberdayaan masyarakat desa.

Pantauan andalas, acara tersebut turut dihadiri Kasubsi Ekmon Kejari Madina Jupri Wandy Banjarnahor, Kadis PMD Madina M Iqbal, para camat, kepala desa sebanyak 377 orang, dan perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Panyabungan.

Pada kesempatan itu, Kajari Madina Taufiq Djalal bersama Wakil Bupati Madina HM Jakfar Sukhairi Nasution melakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama kedua belah pihak dalam Pengawalan Terhadap Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa melalui Program Jaksa Garda Desa. (JBL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px