Logo
Print this page

Kejaksaan Negeri Karo Kalah Lagi Dalam Sidang Prapid

PUTUSAN - Amar putusan dibacakan hakim tunggal Dr Dahlan SH MH. PUTUSAN - Amar putusan dibacakan hakim tunggal Dr Dahlan SH MH.

Penetapan Tersangka Korupsi Tugu Mejuah-juah Tak Sah

Kabanjahe-andalas Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo kalah lagi pada sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe dalam penetapan tersangka atas dugaan korupsi pembangunan Tugu Mejuah-juah dengan pagu anggaran senilai Rp679.573.000 yang ditampung dalam APBD Karo Tahun Anggaran 2016.

Hakim menyatakan, penetapan Chandra Tarigan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan pada saat itu dan Radius Tarigan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak sah. Dalam amar putusannya mengabulkan seluruh pemohon prapid dan menyatakan tindakan termohon dalam penyidikan, penetapan tersangka tidak sah. Sebab pemohon juga telah mengembalikan kerugian negara.

Putusan itu dibacakan hakim tunggal, Dr Dahlan SH MH yang juga Ketua PN Kabanjahe, Rabu (20/2) di ruang sidang Cakra Kantor PN Kabanjahe. Dalam amar putusannya hanya mempertimbangkan dalil pemohon yang telah mengembalikan kerugian negara, sebagai petunjuk tidak ada niat korupsi dari para pemohon.

Selain itu, dalam amarnya disebutkan juga, bahwa bukti-bukti surat serta saksi termohon tidak urgensi lagi dibahas dan harus dikesampingkan dengan mengingat rasa keadilan pemohon yang telah mengembalikan kerugian negara.
Gugatan dilayangkan Chandra Tarigan dan Radius Tarigan melalui Liberti Sinaga SH, dari Handoko Lliberti Law office selaku kuasa pemohon dengan perkara nomor 3/Pid Pra/2019/PN Kbj.

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim tunggal Dr Dahlan SH MH, Pengadilan Negeri Kabanjahe yang mengadili perkara praperadilan ini mengabulkan permohonan diajukan Candra Tarigan dan Radius Tarigan melawan Kejaksaan Negeri Karo terkait penetapan keduanya sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembangunan Tugu Mejuah-juah Berastagi Tahun Anggaran 2016 lalu.

Liberti Sinaga SH selaku kuasa hukum pemohon mengatakan, kasus dugaan korupsi Tugu Mejuah-juah telah berakhir dimenangkan pemohon yaitu Candra Tarigan dan Radius Tarigan. Dengan dikabulkannya permohonan praperadilan, maka dengan sendirinya Surat Penetapan tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Karo No: Prin-03/N.2.17/Fd.1/07/2018 tanggal 31 Juli 2018 berkut Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Karo No : Print-05/N/Fd.1/07/2018 tanggal 31 Juli 2018 adalah tidak sah dan tidak berkekuatan hukum.

"Begitu juga dengan proses penyidikan terhadap pekerjaan pembuatan bangunan tugu /tanda batas pembuatan “Tugu Mejuah-juah” Berastagi harus segera diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP-3),” kata Liberti Sinaga SH usai sidang di kantor Pengadilan Negeri Kabanjahe. Ditambahkan, putusan praperadilan pada intinya menyatakan menolak seluruh eksepsi dari termohon dalam hal Kejaksaan Negeri Karo. Mengabulkan permohonan pemohon praperadilan untuk seluruhnya.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya juga, Edi Perin Sebayang selaku rekanan dalam proyek pembangunan Tugu Mejuah-juah Berastagi mengajukan permohonan praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka. Dalam kasus ini juga, Hakim yang menyidangkan perkaranya mengabulkan gugatan praperadilan pemohon. Dengan kata lain penetapan rekanan sebagai tersangka tidak sah dan tidak berkekuatan hukum. (RTA)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com