Log in

Jokowi Serahkan Kartu PIP kepada 2000 Siswa di Balige

PRESIDEN Jokowi berbincang bersama siswa SMA di halaman SMK Negeri 1 Balige sesaat sebelum melanjukan perjalannya ke Kabupaten Humbahas, Jumat (15/3). PRESIDEN Jokowi berbincang bersama siswa SMA di halaman SMK Negeri 1 Balige sesaat sebelum melanjukan perjalannya ke Kabupaten Humbahas, Jumat (15/3).

Tobasa-andalas Presiden RI Joko Widodo mengaku bangga bisa hadir di Balige dengan sambutan hangat dari masyarakat dan para siswa siswi Toba Samosir. Presiden disambut Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, Wabup Hulman Sitorus, dan ribuan pelajar penerima Kartu Program Indonesia Pintar (PIP).

"Setelah saya melihat SMK Negeri 1 Balige ini, kita akan merevitalisasi dan peralatan prakteknya akan kita berikan supaya siswa siswi bisa belajar lebih giat lagi," kata Jokowi disambut applause semua hadirin di halaman SMK Negeri 1 Balige, Jumat (15/3).

Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi turut didampingi Ibu Negara Iriana, Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Saat itu, Presiden menunjukkan contoh kartu PIP. "Siapa yang sudah mendapat kartu seperti ini, kartu Program Indonesia Pintar," tanya Presiden.

Dengan serentak 2.000 siswa SD/SMP/SMA/SMK angkat tangan sembari memegang Kartu PIP masing-masing. Kemudian secara simbolik Presiden Jokowi menyerahkan Kartu PIP kepada delapan orang siswa perwakilan 2.000 siswa siswi yang hadir.

Selanjutnya Presiden Jokowi menjelaskan bahwa di dalam Kartu PIP ada uang bantuan pemerintah kepada para siswa. "Kalau siswa SD mendapat Rp450 ribu, SMP Rp 750 ribu, dan SMA/SMK Rp 1 juta," terangnya.

Berikutnya Presiden memanggil tiga orang siswa di antaranya Joseph Siahaan, siswa SMP Negeri 4 Balige, Kristofel Tambunan siswa SMK Negeri 1 Balige, dan Ira Situmeang siswa SD Negeri Parparean Porsea.

Kepada siswa tersebut Presiden menanyakan kegunaan dana Program Indonesia Pintar. Ketiga siswa menjawab untuk beli peralatan sekolah, di antaranya beli sepatu, buku, tas, baju dan lainnya. "Dana Program Indonesia Pintar tidak beleh digunakan beli pulsa," kata ketiga siswa.

Mendengar keterangannya, Presiden Jokowi membenarkannya dan memberi apresiasi. Tetapi Presiden sempat tertawa geli akibat jawaban Joseph tidak sesuai pertanyaan yang ia ajukan. Jokowi menanyakan cita-cita Joseph ke depan tetapi Joseph malah menjawab ia ingin Jokowi menang di Pemilu 17 April mendatang.

Mendengar hal itu Jokowi tertawa terbahak-bahak. "Tidak boleh begitu. Saya tanya cita-citamu ke depan, malah kamu jawab begitu," kata Jokowi tertawa lucu sembari mengelus pundak Joseph dengan penuh kasih sayang.

Meskipun akhirnya Joseph mengatakan ia ingin jadi dokter. Tidak sampai disitu, Presiden tertawa dibuat Joseph. Ketika ditanya berapa jam belajar satu hari sepulang sekolah, Joseph menjawab satu jam. Sembari tertawa Jokowi mengatakan, "Masa mau jadi dokter belajarnya hanya satu jam," katanya sambil tertawa terpingkal-pingkal.

Jokowi mengarahkan kalau mau sukses harus giat belajar. "Minimal bisa tiga jam supaya pintar dan cita citanya tercapai," ujarnya disambut applause seluruh siswa.

Warga Humbahas  Tumpah Ruah

Sementara itu, di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) kedatangan Presiden Jokowi disambut puluhan ribu warga dari berbagai penjuru dengan tumpah ruah di Kota Dolok Sanggul, Jumat (15/3).

Meski kedatangan Presiden dijadwalkan Pukul 11:00 Wib, namun ribuan warga sudah sedari pagi menunggu dan berdiri di tepi jalan hanya untuk bertatap muka dan berharap berjabat tangan dengan Presiden Jokowi.

Arifin Tinambunan mengaku sengaja datang jauh-jauh dari Kecamatan Parlilitan hanya untuk bertatap muka dengan harapan berjabat tangan dengan Presiden Jokowi. “Kita sengaja dari Kecamatan Parlilitan untuk melihat Pak Jokowi. Selama ini kita hanya bisa menyaksikan lewat layar televisi. Melalui momen ini, kita ingin melihat langsung kalau bisa berjabat tangan. Ini momen yang sangat jarang,” ungkapnya.

Saat Presiden Jokowi tiba, ribuan warga yang menunggu langsung berdesakan. Alhasil akses jalan yang disiapkan untuk rombongan Presiden langsung tertutup karena desakan massa.

Seketika, mobil dinas yang ditumpangi Jokowi pun dikerumuni warga untuk berjabat tangan dan berselfi ria dengan Jokowi. Jalan pun terlihat macet sehingga Paspamres dan petugas keamanan harus bekerja keras untuk memandu warga ke tepi jalan.

Meski dalam sesakan warga, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, terlihat lebih akrab dengan masyarakat. Masyarakat pun makin tumpah ruah bahkan tak terkendali untuk menyapa dan menjabat tangan sang Presiden.

Dalam kunjungam tersebut, Presiden Jokowi melakukan blusukan ke Pasar Tradisional Dolok Sanggul. Disana masyarakat lebih padat menunggu kedatangan Presiden Jokowi. Dengan gaya khasnya, Jokowi tampak berdialog ringan dan akrab dengan para pedagang.

Selanjutnya, usai blusukan, Jokowi menyempatkan sholat Jumat di Masjid Raya Dolok Sanggul. Di sana, Presiden sudah ditunggu para ulama dan ribuan masyarakat Humbahas. Usai Sholat Jumat, Jokowi beserta rombongan makan siang bersama dan selanjutnya bertolak ke Siborongborong, Tapanuli Utara. (EDU/AND)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px