Log in

Jelang Pengumuman Hasil Pemilu, Ngogesa Sitepu Ajak Warga Sumut Tak Terprovokasi

Ngogesa Sitepu (kanan) saat bersama Ketua Umum Partai Golkar bebrapa waktu lalu. Ngogesa Sitepu (kanan) saat bersama Ketua Umum Partai Golkar bebrapa waktu lalu.

Langkat-andalas Mantan Bupati Langkat dan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara H Ngogesa Sitepu SH mengimbau masyarakat Sumatera Utara jangan terprovokasi dan terpancing isu dengan adanya aksi yang mengarah kepada pelanggaran hukum menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019.

Imbauan itu disampaikan Ngogesa Sitepu kepada wartawan, kemarin di Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Langkat. Dikatakan Ngogesa Sitepu, tahapan Pilpres dan Pileg serentak 2019 tinggal menunggu keputusan KPU siapa pemenangnya.

"Kita meyakini pemerintah akan bertindak adil dan jujur dalam menjalankan kegiatan Pemilu ini, bahkan KPU selaku penyelenggara Pemilu akan bekerja profesional dan tidak akan berpihak kepada salah satu pasangan calon Presiden," kata Ngogesa.

Dia yakin warga Sumut sudah sangat dewasa dalam berpolitik dan tidak akan mudah terpancing dengan ajakan yang mengarah kepada hal hal yang melanggar hukum dan tidak mudah termakan isu yang ingin memprovokasi masyarakat untuk melakukan tindakan yang tidak terpuji.

"Saat ini ada isu kalau akan ada pengerahan masa untuk ramai-ramai datang ke Jakarta mendatangi kantor KPU RI. Hal ini sebaiknya dihindarkan dan percayakan semua hasil Pemilu 2019 kepada KPU, sehingga pengumuman siapa pemenang Presiden dan Wakil Presiden kita ketahui dan dengar melalui media televisi dan media cetak maupun media online," ujar Ngogesa.

Ngogesa juga merasa bangga dan salut kepada TNI-Polri yang melaksanakan tugasnya dengan profesional dan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon. Karena itu, dia mengajak warga Sumut bersama TNI-Polri menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pengumuman KPU pada Rabu (22/5) nanti.

"Kalau bukan kita menjaga bangsa dan negara RI bersama TNI dan Polri siapa lagi. Kita jangan mau terhasut, terikut ikut untuk bertindak anarkis yang semuanya itu tidak akan menyelesaikan masalah, serahkan saja sama KPU dalam penyelesaian Pemilu ini. Kalau ada kecurangan agar menempuh jalur hukum dengan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), yang merupakan lembaga resmi dalam menyelesaikan sengketa Pemilu," ujarnya.

Menurutnya, daerah Sumut sudah diakui dan menjadi panutan bagi daerah lainnya karena sangat dewasa dalam berpolitik. Bahkan Sumat barometer bagi provinsi lain karena begitu aman dan damai dalam menyelesaikan suatu masalah selalu mengedepankan musyawarah.

"Saat inilah warga Sumut diharapkan bisa memberikan contoh dan panutan untuk ikut berpartisipasi bersama-sama mendukung kinerja KPU dan kinerja TNI dan Polri dalam menjalanan amanat Undang Undang dan konstitusi pada pesta demokrasi serentak tahun ini," papar Ngogesa Sitepu.

"Mari kita serahkan semua proses perhitungan suara dan pengumuman pemenang capres dan cawapres serta caleg kepada KPU dan tidak perlu mengerahkan massa ke kantor KPU. Sebagai masyarakat kita harus taat hukum dan bisa menerima aturan yang telah ditentukan dan jangan sampai kita melanggar aturan," tandasnya. (DED)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px