Log in

Irigasi Tak Berfungsi, Ratusan Ha Lahan Pertanian Telantar

TUNJUK - Muhamad Yusuf, petani Desa Percut Sei Tuan saat menunjuk irigasi yang dibangun Pemkab Deli Serdang yang sudah tidak berfungsi hampir tujuh tahun. TUNJUK - Muhamad Yusuf, petani Desa Percut Sei Tuan saat menunjuk irigasi yang dibangun Pemkab Deli Serdang yang sudah tidak berfungsi hampir tujuh tahun.

Di Percut Sei Tuan Deli Serdang

Percut Sei Tuan,Sumatera Utara-andalas  Sedikitnya 150 hektar sawah di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara kini telantar akibat irigasi teknis yang tidak befungsi. Warga Kehilangan produksi padi akibat sawah yang telantar dan menjadi lahan tidur tersebut mencapai 1.200 ton gabah setahun.

Untuk dapat mengolah tanah dari persawahan yang kering itu warga hanya berharap air hujan untuk bisa menanam padi. Namun bila tidak ada air lahan terbengkalai menjadi semak belukar, hanya sebagian kecil dari warga yang coba menanam sayuran untuk mendapatkan penghasilan.

Muhamad Yusuf (75), petani Desa Percut mengungkapkan, irigasi tersebut tidak berfungsi sejak 7 tahun lalu. “Irigasi ini sudah tujuh tahun tidak berfungsi karena di hulu aliran air sudah ditutup permukiman warga yang mengakibatkan air sungai tak lagi mengalir kesawah kami,” ujarnya.

Petani berharap agar ada solusi dari pihak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang agar kami para petani ini dibantu. "Kami hanya minta air untuk mengaliri persawahan kami agar dapat menanam padi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami,"ujarnya.

Hal senada disampaikan Bahnur (55), warga Desa Percut. Saluran irigasi yang sebelumnya mengaliri sawah masyarakat Dusun 12, Desa percut sudah tertimbun tanah dan semak belukar hingga tak mengaliri air. Pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak Kecamatan Percut Sei Tuan maupun bagian penyuluhan pertanian setempat, namun tak pernah digubris.

"Hingga saat ini kami hanya bisa berharap dari air hujan saja untuk dapat menanam padi. Kini ratusan hektar sawah menjadi semak belukar, irigasi ada tapi tak bisa dimanfaatkan kami terpaksa setahun sekali turun ke sawah nunggu lahan dibanjiri air hujan," ujar Bahnur.

Keberadaan irigasi sejatinya membawa manfaat besar bagi pertanian, tapi yang terjadi di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan  justru sebaliknya. Warga di sana meyakini pembangunan irigasi di kawasan itu telah membuat sawah-sawah mereka tak teraliri air. Konstruksi irigasi dinilai tak berfungsi seperti yang diharapkan dan hal ini sudah berlangsung sejak 7 tahun lalu.(Bob)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 87%

Wind: 0.00 km/h

  • 22 Sep 2018 27°C 22°C
  • 23 Sep 2018 30°C 21°C

Banner 468 x 60 px