Log in

Humbahas Kembali Dikepung Asap

Kawasan hutan di perbukitan Danau Toba di Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Daiti terbakar hingga seluas 20 hektar. Kawasan hutan di perbukitan Danau Toba di Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Daiti terbakar hingga seluas 20 hektar.

Hutan di Silahisabungan Terbakar

Dolok Sanggul-andalas Dalam beberapa hari terakhir,  Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) kembali dikepung asap dalam beberapa hati terakhir. Diduga asap yang menyelimuti Humbahas adalah kiriman atas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari luar daerah Humbahas.

Sementara kawasan hutan di perbukitan Danau Toba di Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi kembali terbakar. Peristiwa kebakaran terjadi, Rabu (18/9) sore dan baru berhasil dikendalikan sekitar Pukul 19.30 Wib, hingga berdampak pada lahan seluas 20 hektar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas Tumbur Hutagaol kepada wartawan, Kamis (19/9) membenarkan bahwa daerahnya sedang dikepung asap. Meski belum kondisi darurat, pihaknya bersama pihak terkait tetap siaga dan waspada untuk melakukan penanggulangan dan pencegahan.

“Benar, kondisi sekarang tidak seperti biasa. Artinya daerah kita sedang diselimuti asap yang diduga kiriman atas kebakaran hutan dan lahan di luar daerah Humbahas. Meski belum mengganggu aktivitas, kita bersama pihak terkait tetap siaga. Bilamana ketebalan asap ini semakin bertambah, kita akan membagikan masker kepada masyarkat guna mencegah dampak dari asap tersebut,” katanya.

Dijelaskan, melalui monitoring lapangan, sejauh ini pihaknya belum menemukan spot titik kebakaran lahan dan hutan di daerah itu. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarkat agar tidak melakukan pembakaran atas pembukaan lahan.

“Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kita menghimbau agar masyarkat selalu waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan,” tukasnya.

Terpisah, Plt Kasatpol PP Humbahas Jaulim Simanullang melalui Kabid Pemadam Kebakaran Rikson Tambunan kepada wartawan mengakui bahwa asap yang menyelimuti daerah itu cendrung kiriman atas pembakaran lahan dan hutan di luar daerah Humbahas.

“Memang benar, dalam satu pekan terakhir ini, kita sudah menangani empat titik api atas kebakaran lahan. Namun dapat kita pastikan, bahwa kabut asap yang terjadi sekarang asap bukan sumbangsih atas kebakaran lahan yang telah kita tangani melainkan kiriman asap dari luar daeah Humbahas,” terangnya.

Meski demikian, untuk pencegahan dan penanganan kebakaran di daerah itu, pihaknya tetap melakukan himbuan kepada masyarkat. “Mencegah dan penanganan kebakaran, kita selalu melakukan deteksi dini dengan masuk ke desa-desa dan memperdekat jarak komunikasi kepada masyarakat. Harapan kita, darurat asap yang sedang terjadi di daerah lain jangan sampai terjadi di Humbahas,” tandasnya.

Hutan Silahisabungan Terbakar

Kawasan hutan di perbukitan Danau Toba di Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi yang terbakar, Rabu (18/9) sore berhasil dikendalikan sekitar Pukul 19.30 Wib. Warga bersama personel TNI-Polri, tim BPBD Dairi dan Manggala Agni besinergi menjinakkan api.

Pengendalian dilakukan secara manual dan peralatan seadanya. Medan berbukit dan curam menyulitkan usaha pemadaman, ditambah tiupan angin kencang dan kondisi lahan yang kering.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan yang juga Kepala Pusdalop BPBD Dairi Lipinus Sembiring, ditemui wartawan, Kamis (19/9) mengatakan, berdasarkan pengecekan yang dilakukan pagi hari pasca kebakaran, luas lahan yang terbakar sekitar 20 hektar.

"Penyebab kebakaran masih diselidiki. Sementara berdasarkan informasi, Manggala Agni mendirikan Pos di wilayah Silahisabungan berhubung kawasan hutan di kecamatan tersebut rawan kebakaran," sebut Lipunus. (AND/GOL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px