Log in

Hulman Tinjau Peternakan Ayam Milik BUMDes

Wabup Tobasa didampingi Kadis Ketapang Darwin Sianipar disambut Pj Kepala Desa Lumban Dolok Antonius Tampubolon dan pengelola peternakan Anggiat Tampubolon saat meninjau peternakan ayam milik BUMDes Bunga Pansur Desa Lumban Dolok Kecamatan Silaen. Wabup Tobasa didampingi Kadis Ketapang Darwin Sianipar disambut Pj Kepala Desa Lumban Dolok Antonius Tampubolon dan pengelola peternakan Anggiat Tampubolon saat meninjau peternakan ayam milik BUMDes Bunga Pansur Desa Lumban Dolok Kecamatan Silaen.

Tobasa-andalas Wakil Bupati (Wabub) Toba Samosir (Tobasa) Hulman Sitorus didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Darwin Sianipar meninjau peternakan ayam milik BUMDesa Bunga Pancur Desa Lumban Dolok Kecamatan Silaen, Tobasa, Sabtu (30/11).

Wabup meninjau seusai menyerahkan bantuan benang kepada dua Kelompok Pengrajin Tenun dari dua desa berbeda yakni Kelompok Pengrajin Tenun Ulos Mangiring Desa Lumban Dolok dan Kelompok Pengrajin Tenun Satahi Saoloan Desa Pintu Batu di Depan Kantor Kepala Desa Lumban Dolok, Kecamatan Silaen.

Di lokasi peternakan di Dusun III Lumban Baringin, Wabup Hulman mendapat informasi tentang peternakan dari Penjabat Kepala Desa Lumban Dolok Antonius Tampubolon dan pengelola peternakan Anggiat Tampubolon.

Dikatakan, jumlah ternaknya mencapai 1.500 ekor. Sebanyak 1.000 ekor diantaranya berumur 1,5 bulan, 500 ekor berumur 3 bulan lebih.

Untuk memacu pertumbuhan dan pengembangan ternak ayamnya, serta mengurangi biaya pemeliharaannya, diakui pihaknya mengolah pakan sendiri melalui alat pengolah pakan milik BUMDesa, memiliki mesin tetas 5 unit dan lainnya.

Mendengar keterangan itu, Wakil Bupati Hulman Sitorus meminta pendapat Kepala Dinas Ketapang Darwin Sianipar. "Saya melihat ini sudah bagus. Hanya saja saya lihat ayamnya kurang vitamin. Akibatnya pertumbuhan ayamnya menjadi kurang maksimal," jawab Darwin.

Kepada Antonius dan Anggiat Tampubolon disarankan agar areal peternakannya dibersihkan dari semak-semak yang mengelilingi peternakannya dan arealnya diminta jangan becek atau berlumpur. "Peternakan ayam juga jangan satu area atau digabung dengan peternakan babi. Itu kurang baik," terangnya.

Kalau ada ayamnya kurang sehat hendaknya lekas  dipisahkan. Jangan dibiarkan berlama-lama supaya tidak berdampak kepada ayam yang masih sehat.

"Itu saran saya, dan kalau bisa jikalau musim hujan tolong disemprot dengan desinfektan secara efektif," pintanya.

Wabup meminta Kepala Dinas Ketapang Darwin Sianipar supaya datang kembali meninjau peternakan itu. "Nanti, datang lagilah ke sini. Berikanlah pengarahan dan pembinaan kepada pengelolanya, bagaimana cara mengantisipasi penyakit dan meningkatkan pertumbuhan ayamnya agar peternakannya ini berhasil," ujarnya.

Hal itu dimintakan Wakil Bupati, karena menurutnya, Pemerintah melalui OPD terkait harus hadir atau proaktif memantau serta membina warga masyarakat dalam mengelola usahanya baik pertanian, peternakan dan perikanan warga maupun usaha lainnya.

"Jangan kita biarkan mereka berjalan dan berpikir sendiri, karena pengetahuan mereka dalam mengatasi masalah dan mengembangkan usahanya terbatas," tandasnya. (EDU)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px