Log in
Selamat dan Sukses dari BAPPEDA

Forkopimcam Pangururan Bubarkan Warga dari Kedai Tuak

Camat Pangururan Beresman Simbolon didampingi Kepala Desa Lumban Pinggol Adian Malau mengimbau pengunjung salah satu kedai tuak di desa setempat membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing. Camat Pangururan Beresman Simbolon didampingi Kepala Desa Lumban Pinggol Adian Malau mengimbau pengunjung salah satu kedai tuak di desa setempat membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

Samosir-andalas Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pangururan, Kabupaten Samosir, yang dikoordinir Camat Pangururan Beresman Simbolon terus memantau lokasi-lokasi yang dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat sehingg dapat menimbulkan penularan virus corona atau Covid-19.

Untuk mengantisipasi penularan virus corona tersebut, unsur Forkopimcam Pangururan melakukan langkah-langkah pendekatan kepada warga dengan mengajak menghindari dan membubarkan diri secara baik -baik.

Adapun lokasi yang menjadi pembubaran konsentrasi massa ada di sejumlah lokasi antara lain di lapangan Futsal One Golan Desa Parsaoran I, Kedai Tuak di Desa Lumban Pinggol, Kedai Tuak Desa Pardomuan I, dan Coffee Shop di Onan Baru Pangururan.

Dengan adanya pembubaran berkumpulnya masyarakat tersebut, Camat Pangururan secara khusus meminta kepada warganya untuk sementara waktu menunda kedatangannya di lokasi-lokasi tempat berkumpulnya massa, sembari menunggu redanya penyebaran virus corona.

Imbauan Camat tersebut sekaligus menindaklanjuti instruksi Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Samosir Rapidin Simbolon, yang bertekad untuk menjadikan Samosir zero Covid-19.

Pemkab Samosir juga terus berupaya secara ketat menghambat penyebaran virus corona dengan menjaga pintu-pintu masuk menuju kabupaten Samosir. "Samosir bebas covid-19 hanya dapat terwujud berkat adanya kerja sama dan pengertian kita akan virus yang sangat berbahaya ini," kata Camat.

Pelajar Asal Dairi Dipulangkan

Sementara itu, puluhan pelajar tingkat SMA dari Parbuluan, Kabupaten Dairi yang akan merayakan berakhirnya masa-masa sekolah di Samosir, dipulangkan kembali ke daerahnya, Senin (6/4). Mereka masuk ke Samosir melalui jalan darat dari Menara Pandang Tele.

Pemulangan 19 pelajar itu dilakukan pihak keamanan mengingat status siaga darurat bencana non-alam Covid-19 yang sudah ditetapkan Bupati Samosir. "Karena alasan yang tidak jelas, parat keamanan terpaksa harus memulangkan mereka, demi menjaga Samosir agar tetap aman dari Covid-19," ujar Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakara, Selasa (7/4).

Sementara di tempat berbeda, yang juga pintu masuk ke Kabupaten Samosir, Pelabuhan Tomok Kecamatan Simanindo, petugas Gugus Tugas Covid-19 membuang tuak (arak) kiriman dari Kabupaten Simalungun.

Langkah antisipatif ini merupakan bentuk konkrit yang dilakukan tim Gugus Tugas untuk meminimalisir penularah wabah Covid-19 di Kabupaten Samosir. "Mari kita saling menjaga dan mengantisipasi penularan wabah Covid-19 di daerah kita masing-masing sehingga wabah ini dapat segera berakhir," ujar Rohani Bakara. (HN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C