Log in

Djarot Silaturahmi ke Kantor Moderamen GBKP Kabanjahe

SULARURAHMI - Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saifullah Hidayat berkunjung ke kantor Sinode GBKP di Jalan Kapten Pala Bangun, Kabanjahe untuk bersilaturahmi dengan Pengurus Moderamen GBKP. andalas/robert tarigan SULARURAHMI - Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saifullah Hidayat berkunjung ke kantor Sinode GBKP di Jalan Kapten Pala Bangun, Kabanjahe untuk bersilaturahmi dengan Pengurus Moderamen GBKP. andalas/robert tarigan

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saifullah Hidayat berkunjung ke kantor Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) didampingi Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut dan DPC PDIP Kabupaten Karo langsung diterima Ketua Umum  Pdt Agustinus Purba STh MA didampingi Pdt Rehpelita Ginting STh Mmin, Pdt Yunus Bangun MTh, Pdt Sarianto Purba STh MMin, Pdt Krismas Barus MTh, Pdt Kongsi Kaban STh, Dk Kristiani br Ginting dan Pt Jetra Milala, Selasa (13/3).

Pdt Agustinus Purba dalam sambutannya berpesan agar kelak terpilih jadi Gubernur Sumatera Utara, jadilah pemimpin yang takut Tuhan. Karena warga Sumut secara khusus Tanah Karo, sangat merindukan adanya kedamaian dan kenyamanan antarsesama pemeluk agama.

Terkait bencana gunung Sinabung yang sudah 8 tahun meletus, merupakan musibah yang cukup panjang dialami warga Karo. Untuk itu, Pdt Agustinus memohon apabila Calon Gubsu Djarot/Sihar terpilih nanti, agar penanganan para korban dampak erupsi Sinabung lebih diperhatikan.

Sementara Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saifullah Hidayat dalam pertemuan itu mengakui adanya ketimpangan pembangunan antara pesisir pantai timur dan wilayah barat, termasuk infrastruktur jalan banyak yang rusak, dan banyak sekali potensi-potensi yang terpendam   belum dikembangkan. Menurutnya lagi, bukan hanya pembangunannya yang tidak merata tapi pembangunan itu harus dinikmati seluruh warga masyarakat, tanpa diskriminasi, tanpa membeda-bedakan apa pun agama dan sukunya.

“Kita semua saudara, saudara sebangsa se-tanah air. Memang, ada perbedaan diantara kita, Tuhan menciptakan Indonesia itu berbeda, tapi justru perbedaan itulah kekuatan kita, perbedaan itu indah dan seharusnya tidak perlu lagi dipersoalkan,” ujarnya.

Lebih jauh disampaikan bahwa belakangan ini demokrasi kita mengalami kemunduran karena berkembangnya berita-berita hoak yang menyebarkan ujaran kebencian dan mengadu domba antar umat beragama, apalagi dimasa pesta demokerasi. Ada dua penyebab kemunduran demokerasi kita yakni politisasi sara dan money politic.

 “Untuk itulah, saya hadir di sini, untuk melawan politisasi sara yang mulai dikembangkan orang-orang yang memiliki tujuan tertentu. Saya berani di depan untuk melawan itu”, katanya.

Di samping itu, Djarot juga mengingatkan terkait bencana Sinabung dan musibah yang pernah terjadi di daerah lain, dikatakan bahwa dimana ada musibah disitu mental masyarakatnya berubah. Hal inilah yang perlu menjadi perhatian bagi pemerintah, termasuk kesehatan para pengungsi dan kebutuhannya.

Ia juga mengingatkan, Tanah Karo salah satu daerah penghasil sayur mayur dan buah-buahan. “Dulu Tanah Karo dikenal penghasil buah markisah, tapi sekarang hampir punah. Ini harus dilestarikan kembali,” harapnya.

Di akhir silaturahmi, selain Djarot didoakan, Ketua Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba dan Sekretaris Umum Pdt Rehpelita Ginting menyerahkan cinderamata kain tradisional adat Karo berupa “uis beka buluh” kepada Djarot serta yang didampingi beberapa pengurus DPD PDI Perjuangan seperti Drs Baskami Ginting, Siti Aminah br Peranginangin, Taufan Agung Ginting dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo Drs Elias Purmaja Purba. (RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 23 Sep 2018 30°C 22°C
  • 24 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px