Log in

Disorot, Trotoar Kota Wisata Berastagi Dibiarkan Rusak

RUSAK - Trotoar di Jalan Gundaling persis di depan gerbang Taman Mejuah-Juah Berastagi dibiarkan rusak menjadi sorotan warga dan wisatawan. andalas/robert tarigan RUSAK - Trotoar di Jalan Gundaling persis di depan gerbang Taman Mejuah-Juah Berastagi dibiarkan rusak menjadi sorotan warga dan wisatawan. andalas/robert tarigan

Berastagi,Sumatera Utara-andalas Banyak yang abai dengan hak pejalan kaki di jalur pedestrian (trotoar). Padahal, UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, sudah mengatur perlindungan terhadap pejalan kaki. Trotoar yang diperuntukkan bagi para pejalan kaki memang sudah sering dijadikan alternatif bagi pengendara motor untuk menghindar dari kemacetan lalu lintas. Bukan hanya itu, trotoar juga kerap kali dipergunakan bagi pedagang kaki lima untuk berdagang. Parahnya lagi,  trotoar yang rusak juga dibiarkan begitu saja seolah tidak mendesak untuk diperbaiki.

Pemandangan trotoar rusak maupun dijadikan tempat berjualan PKL banyak ditemui di sejumlah titik di kota wisata Berastagi. Banyak bagian trotoar yang sudah rusak parah seperti paving blok yang terkelupas seperti di dekat Kantor PDAM Tirta Nadi Berastagi dan dekat Kantor Pos Berastagi dan lokasi lainnya. Selanjutnyaa di depan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo, seputaran Jalan Gundaling.

Ini membuat pejalan kaki tidak nyaman saat melintas, terutama trotoar banyak digunakan pelajar untuk  berjalan kaki dan juga bagi warga yang melintas di trotoar pada malam hari. Bahkan wisatawan yang berkunjung ke Berastagi sering menggunakan trotoar berjalan kaki untuk menikmati kota Berastagi.

Belum lagi sejumlah warga sering menggunakan trotoar di seputaran Jalan Gundaling untuk jogging atau olah raga sore hari. Betapa pentingnya trotoar bagi kepentingan warga pejalan kaki. Terpisah, sejumlah warga Kota Berastagi dan wisatawan lokal mengungkapkan hal itu terkait hak pejalan kaki di trotoar terabaikan Pemkab Karo.

Mereka meminta trotoar yang rusak diperbaiki dan ditertibkan bila ada PKL yang semena-mena berjualan di atas trotoar. Warga Berastagi, Roni Ginting, Joy Purba dan M Sitepu kepada wartawan, Selasa (13/2) di Berastagi, mengharapkan Pemkab Karo segera memperbaiki trotoar yang rusak.

“Malu kita, apalagi kota wisata Berastagi setiap hari ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dengan trotoar bagus dan rapi tentu akan meningkatkan estetika objek wisata Berastagi,” ujarnya.

Selain nyaman digunakan, trotoar itu juga akan sedap dipandang mata. Sebagai pengguna jalan, saya merasa tidak nyaman, karena kalau trotoar hanya pecah-pecah sedikit sih tidak apa-apa, tapi ini sudah bukan pecah lagi tapi rusak parah, tuturnya lagi.

Hal sama dikatakan wisatawan lokal, Desi yang datang ke Berastagi bersama keluarganya. Kami senang ke kota wisata Berastagi ini, udaranya sejuk, dan banyak objek wisatanya yang indah dan menarik. Tapi  Desi menyayangkan trotoar di seputaran depan lapangan parkir Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan banyak rusak dan tidak terawat. “Kalau bisa dirawatlah, jangan biarkan rusak, biar semakin indah dipandang mata. Dinas pertamanannya atau dinas terkait yang kreatiflah sedikit, tidak elok hal-hal yang kecil begitu dibiarkan saja,” ketusnya sembari naik kuda.

Pantauan wartawan, di sejumlah titik di Jalan Gundaling, selain trotoar banyak rusak, juga dipinggir badan jalan ditumbuhi rumput ilalang setinggi lutut dibiarkan saja apa adanya. Mirisnya lagi, keadaan trotoar yang tidak terawat dan ditumbuhi rumput setinggi lutut, tidak jauh dari hotel-hotel berbintang. Selain itu, kotoran kuda juga banyak berceceran di sepanjang jalan. Merasa bukan menjadi tanggungjawab dinasnya dan tingginya ego lintas sektoral ditenggarai penyebab hal itu dibiarkan saja.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Pemkab Karo, Ir Paten Purba mengaku kerusakan trotoar di sejumlah jalan, baik di kota Kabanjahe dan Berastagi memang mendesak dilakukan perbaikan. "Namun karena keterbatasan anggaran akan dibuat skala prioritas,"ujarnya seraya mengaku memang sudah mendesak revitalisasi dan penataan sejumlah trotoar, baik di Berastagi, Kabanjahe, Tigapanah, Tigabinanga, Tiganderket dan lainnya. Mengingat usia trotoar kita sudah cukup lama, sudah puluhan tahun. (RTA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 22 Feb 2018 28°C 23°C
  • 23 Feb 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px