Log in

Dinsos Tobasa Siap Fasilitasi Pengurusan

BINCANG - Kadis Sosial dr Raja Ipan Sinurat bincang-bincang dengan Ketua Yayasan Rumah Harapan Tobasa Silamosik, Frederik Gonzales N Amanupujo dan pengurus lainnya. BINCANG - Kadis Sosial dr Raja Ipan Sinurat bincang-bincang dengan Ketua Yayasan Rumah Harapan Tobasa Silamosik, Frederik Gonzales N Amanupujo dan pengurus lainnya.

Anak Asuh Rumah Asuh Harapan Belum Punya Akta Lahir dan KTP

Tobasa,Sumatera Utara-andalas  Kepala Dinas Sosial dr Raja Ipan Sinurat didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial Jujung Sitorus dan staf lainnya mengunjungi Yayasan Rumah Harapan Tobasa Silamosik di Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (19/4).

Kunjungan dilakukan karena tupoksi memberikan pelayanan sosial, jaminan dan perlindungan sosial lanjut usia, pelayanan sosial bagi penyandang disabilitas serta pelayanan dan rehabilitasi tuna susila dan lainnya."Artinya secara eksplisit tugas kami memanusiakan manusia. Karena mereka juga punyai hak sama dengan kita,” ujar Kepala Dinas Sosial dr Raja Ipan Sinurat didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial, Jujung Sitorus di ruang kerjanya di Balige, Kamis (20/4).

Menurut Jujung, banyak informasi tentang yayasan ini diperolehnya. Dikatakan jumlah anak asuh Yayasan Rumah Harapan ini 54 orang, 3 di antaranya berusia 3 bulan, TK 2 orang, SD 20 orang, SMP 12 orang, SLTA 11 orang dan Perguruan Tinggi 6 orang. Ke 54 orang anak asuh ini merupakan anak yatim piatu,  anak yatim, anak piatu dan terlantar.

Kehidupan sehari-hari anak asuh ditanggung yayasan. Dana bersumber dari bantuan pemerhati gereja, perorangan dan negara Australia. Di samping ini, lanjut Jujung, yayasan punya sekolah TK dan SD, dengan nama Sekolah Rumah Harapan. Jumlah anak didiknya 250 orang, 22 anak asuh yayasan, 228 lainnya merupakan anak warga masyarakat sekitar, dengan uang sekolah Rp60.000/ bulan/ siswa.

“Semua anak didik dan anak asuh dibina dengan baik. Karya tangan anak asuhnya ditempel di ruangan, termasuk nats Alkitab agar setiap saat dibaca anak asuh. Siswa berprestasi diberi beasiswa. Artinya moral, mental dan ilmu pengetahuan anak benar-benar ditempa dan terbukti anak asuhnya lancar berbahasa Inggris,“ ujarnya dan dibenarkan Kadis Sosial Raja Ipan Sinurat.

Bagi anak asuh yang mengecap pendidikan SMP dan SLTA, ongkos dan jajannya Rp3.000/orang, ditanggung yayasan. Demikian juga bagi anak asuh yang kuliah di Perguruan Tinggi. Dari 6 orang sudah kuliah, 2 orang kuliah di Institut Teknologi Del, Laguboti.

“Tapi anak asuh ini belum punya Akta Lahir dan KTP. Karena itu, kami akan bantu mereka. Dinas sosial akan fasilitasi, supaya anak asuh ini memiliki Akta Lahir dan KTP bagi yang sudah SMA dan Kuliah, termasuk nanti kartu BPJS akan kami fasilitasi. Makanya hari ini kami koordinasi dengan Dinas Dukcatpil, agar kebutuhan administrasi ini terealisasi,” jelasnya.

Menyikapi kunjungan ini, Ketua Yayasan Rumah Harapan Tobasa Silamosik, Frederik Gonzales N. Amanupujo, mengaku senang dan berterimakasih ke Pemkab Tobasa, khususnya Kadis Sosial Raja Ipan. “Kami berterimakasih kepada Kadis Sosial, karena kehadirannya merupakan berkat bagi warga binaan kami. Doa-doa kami sudah terjawab,” katanya penuh semangat.

Selain Yayasan Rumah Harapan, Kadis Sosial dr Raja Ipan Sinurat, juga mengunjungi Panti Asuhan H Mohammad Yasin Tambunan Balige. Akta lahir bagi 28 orang anak asuh Panti ini, juga akan dibantu pengurusannya. “Kami juga akan bantu pengurusan akta lahir anak asuh Panti Asuhan ini,” tegasnya. (EDU)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Jun 2017 29°C 23°C
  • 26 Jun 2017 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px