Log in
BPKD_Pemkab_Aceh_Selatan.jpg

Bupati TSO Buka Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting

  Bupati Padang Lawas H Ali Sutan Harahap (TSO) secara resmi membuka kegiatan rembuk aksi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Palas 2020. Bupati Padang Lawas H Ali Sutan Harahap (TSO) secara resmi membuka kegiatan rembuk aksi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Palas 2020.

Sibuhuan-andalas Bupati Padang Lawas (Palas) H Ali Sutan Harahap (TSO) membuka secara resmi kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Padang Lawas 2020 di pendopo rumah dinas bupati, Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan, Selasa (30/6).

Turut hadir Wabup drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt MM MSi, Ketua TPP PKK Kabupaten Palas Hj Yusra Ali Sutan, Kadis Kesehatan Hj Leli Ramayulis SKM MKes, Direktur RSUD Sibuhuan dr Elni Rubianti Daulay, Kepala Puskemas, para Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Palas, Kepala OPD, para Camat serta Kepala desa Lokus Stunting, Bidan Desa, Promkes.

Bupati TSO dalam sambutannya menyampaikan, melalui rembuk aksi percepatan penurunan stunting, mari kita bersama berkomitmen terintegrasi untuk mencegah stunting di Kabupaten Palas. Pemerintah terus tingkatkan percepatan penanganan stunting menjadi salah satu fokus progam di bidang kesehatan maupun sektor lainnya untuk mengantisipasi kondisi gizi kronis yang mengakibatkan anak tumbuh dengan kondisi yang tidak maksimal.

Dikatakannya, melalui rembuk stunting ini, diharapkan kita semua dapat semakin bersemangat dalam memberikan kontribusi terhadap solusi penanganan dan mencegah stunting dalam pelaksanaan percepatan penanganannya. Terdapat dua solusi yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan stunting, yaitu dengan intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Intervensi spesifik dimaksud diarahkan untuk mengatasi penyebab langsung masalah stunting, sedangkan intervensi sensitif diarahkan untuk mengatasi penyebab tidak langsung yang menjadi akar masalah serta dampak jangka panjangnya. Bupati berharap, melalui pertemuan rembuk stunting ini dapat menghasilkan komitmen kita bersama untuk percepatan penanganan dan penurunan stunting yang menjadi dasar gerakan penurunan stunting di Kabupaten Padang Lawas.

Bupati TSO juga menekankan, bahwa stunting merupakan tanggung jawab bersama, karena stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan badan anak, namun juga pertumbuhan cara berpikir.Sebelumnya Ketua Panitia Asisten I Setdakab, GT Hamonangan Daulay menyampaikan, melalui integrasi program/kegiatan yang dilakukan antar perangkat daerah, penanggungjawab layanan dan partisipasi masyarakat sehingga penurunan stunting di Kabupaten Palas dapat terwujud.

Kata GT Hamonangan, sesuai Keputusan Bupati Padang Lawas Nomor : 440 /186/KPTS/2020 tentang penetapan desa fokus pencegahan dan penurunan stunting Kabupaten Palas Tahun 2020 sebanyak 25 desa. Adapun 25 desa tersebut berada di wilayah 9 kecamatan mencakup Kecamatan Aek Nabara Barumun, 1 desa, Kecamatan Barumun Tengah 4 desa, Kecamatan Batang Lubu Sutam 5 desa.

Selanjutnya Kecamatan Huristak 3 desa, Kecamatan Hutaraja Tinggi 2 desa, Kecamatan Sosa 3 desa, Kecamatan Sosa Julu 3 desa, Kecamatan Sosa Timur 2 desa, Kecamatan Ulu Sosa 2 desa.

Narasumber kegiatan aksi percepatan penurunan stunting, Arpan Nasution SSos yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) mengatakan, melalui rembuk stunting terintegrasi mari kita tingkatkan komitmen mencegah angka penurunan stunting."Stunting bisa berdampak memengaruhi potensi generasi penerus dalam berkarya dan bekerja, sehingga berdampak pada perekonomian dan kemajuan daerah di masa depan,"katanya.(ISN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C