Log in

Bupati Tampung Aspirasi Pengungsi Pascarelokasi ke Huntara

DIALOG - Bupati Terkelin Brahmana dialog dan tatap muka dengan warga pengungsi yang telah direlokasi ke Huntara. DIALOG - Bupati Terkelin Brahmana dialog dan tatap muka dengan warga pengungsi yang telah direlokasi ke Huntara.

Kabanjahe,Sumatera Utara-andalas Tak hanya informasi, kritik dan saran juga dibutuhkan Pemkab Karo. Karena hal itu berkaitan dengan arah kebijakan pembangunan yang akan dituntaskan pemerintah, baik dalam jangka waktu pendek, menengah dan panjang.

Hal itu terungkap dalam dialog dan tatap muka menampung keluhan dan aspirasi masyarakat pengungsi Sinabung yang dtinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Huntara 2 dan Huntara 3 di Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo, Jumat (12/1) di Aula Kantor Camat Simpang Empat.

Kegiatan yang difasilitasi Pemkab Karo itu digelar dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tentang pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Karo termasuk menampung saran dan aspirasi warga pengungsi paska direlokasi ke huntara.

"Baik informasi berasal dari pemerintah sendiri maupun dari masyarakat. Silahkan sampaikan informasi kepada saya tentang pembangunan dan saya siap menindaklanjutinya sepanjang untuk kepentingan rakyat,"kata Bupati Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi MSi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Timotius Ginting, Sekretaris Dinas PUPR Paksa Tarigan ST, Kabid Logistik BPBD Karo, Natanael Perangin angin dan Sekcam Simpang Empat Josua Sebayang.

Di awal dialog dan tatap muka, Bupati Terkelin Brahmana menyampaikan kepada masyarakat yang tinggal di Huntara Ndokum Siroga baik Huntara 1,2 dan 3 agar merawat rumah telah ditempati. “Hiduplah dengan damai, saling tolong menolong, saling peduli dan selalu mengedepankan semangat kearifan lokal, bergotong royong membersihkan komplek huntara. Menyangkut hal-hal penting lainnya sebagaimana tradisi di desa asal dulu, lakukanlah dengan budaya runggu (musyawarah mufakat-red),”ajaknya.

Pada kesempatan ini, saya ingin mendengar langsung apa keluhan dan masukan bapak/ibu sekalian, setelah kemarin, Kamis (11/1) rumah Huntara sebanyak 348 unit telah diserahterimakan kepada 348 KK oleh pemerintah untuk ditempati. Nah inilah mau kami dengar apa kendala dan apa yang dapat Pemkab Karo bantu terkait telah ditempati rumah Huntara tersebut, sambil mempersilahkan masing-masing warga memberikan masukan dan usul.

Perwakilan masyarakat Huntara III, Malem Seh Karo-Karo mengatakan kepada Bupati Karo, Huntara III mengalami krisis air bersih. “Warga Huntara III sangat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari. Untuk itu, kami sangat mengharapkan perhatian Pemkab Karo untuk mengatasi krisis air bersih,”bebernya.

Demikian juga, perwakilan masyarakat Huntara II, Firman Surbakti selaku Kepala Desa Pintu Besi yang menghuni Huntara sebanyak 81 KK berharap juga agar Bupati Karo mau menimbun jalan pakai sertu, dan melakukan  pemotongan kayu yang sangat besar karena sangat terganggu jika hujan deras dan angin kencang. Selain membahayakan warga, jalan itu sangat sulit dilalui bila musim penghujan."Di samping itu, kami butuh tempat sampah berupa BIN sampah,"pinta Firman Surbakti.

Hal senada dikatakan perwakilan masyarakat Huntara I, yang minta agar lampu penerangan jalan umum (LPU) dipasang, mulai masuk dari simpang hingga Huntara, termasuk BIN sampah juga."Ini sementara harapan kami, selaku warga,"ujarnya.

Menanggapi masukan dan keluhan pengungsi, semua direspon Bupati Terkelin Brahmana saat itu juga. Semua jajaran SKPD terkait, diminta bupati memberikan jawaban riil kepada masyarakat. “Apa yang harus dikerjakan langsung kerjakan, jangan lama-lama, kalau bisa hari ini juga,” tegas Terkelin disambut tepuk tangan warga.

Kadis Lingkungan Hidup Timotius Ginting menyanggupi kebutuhan bin sampah disediakan oleh dinasnya disetiap huntara. Dalam dua hari ke depan akan menempatkan BIN sampah di setiap Huntara.

Terkait lampu penerangan jalan umum dan pasir sertu, segera akan dilaksanakan Dinas PUPR Kabupaten Karo. Sekretaris Dinas PUPR, Paksa Tarigan mengaku akan memenuhi permintaan warga karena menyangkut kepentingan umum. “Menyangkut kebutuhan air bersih, nanti akan dikordinasikan dengan Natanael Perangin angin, karena masih dalam tahap pemeliharaan dan tanggung jawab pemborong,”ujarnya. (RTA)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 9.66 km/h

  • 23 Oct 2018 28°C 22°C
  • 24 Oct 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px