Log in

Bupati Langkat: Masyarakat Pelaku Utama Pembangunan

ASISTEN I Tapem Pemkab Langkat Drs Abdul Karim MAP saat memimpin Apel, Senin (11/3). ASISTEN I Tapem Pemkab Langkat Drs Abdul Karim MAP saat memimpin Apel, Senin (11/3).

Stabat-andalas Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Asisten I Tapem Drs Abdul Karim MAP memimpin apel gabungan Aparatur Negri Sipil (ASN) jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat di Halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11/3).

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten I, mengatakan pemerintah tidak lagi sebagai provider dan pelaksana, melainkan lebih berperan sebagai fasilitator dan katalisator dari dinamika pembangunan, sehingga dari mulai perencanaan hingga pelaksanaan, masyarakat mempunyai hak untuk terlibat dan memberikan masukan dan mengambil keputusan, dalam rangka memenuhi hak-hak dasarnya.

"Salah satunya melalui proses Musrenbang dari tingkat Desa. Sebab pParadigma pembangunan yang sekarang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan,” ujarnya.

Karena itu, tambahnya, rakyat harus menjadi pelaku dalam pembangunan masyarakat perlu dibina dan dipersiapkan agar dapat merumuskan sendiri permasalahan yang dihadapi, merencanakan langkah-langkah yang diperlukan, melaksanakan rencana yang telah diprogramkan, menikmati produk yang dihasilkan dan melestarikan program yang telah dirumuskan dan dilaksanakan.

“Ya, sebab perencanaan pembangunan dan pelaksanaannya, harus berprioritas ke bawah dan melihat masyarakat luas, melalui pemberiaan wewenang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tingkat daerah,” terangnya.

Untuk mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan bergantung kepada peran dua hal, yaitu peran pemerintah dan masyarakat. Keduanya harus mampu untuk menciptakan sinergi, sebab tanpa melibatkan masyarakat, pemerintah tidak akan dapat mencapai hasil pembangunan secara optimal.

"Keterlibatan masyarakat luas merupakan salah satu kunci yang sangat penting dalam keberhasilan pembangunan, karena usulan yang berasal dari masyarakat akan menjadi masukan penting dalam upaya pembangunan daerah agar tujuan pembangunan dapat tercapai sebagaimana mestinya," jelasnya.

Selain itu, untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang baik juga harus berdasarkan data dan informasi yang akurat, valid, dan akuntabel dengan tetap mempertimbangkan sumber daya dan potensi yang dimiliki.

"Proses penyusunan perencanaan juga harus melakukan kajian pada indikator-indikator tertentu yang menyangkut perkembangan di daerahnya. Seperti indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat inflasi, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan dan beberapa indikator lainnya, terutama kondisi keuangan daerah harus diperhatikan," ujarnya.

Karena itu, dia pun meminta agar seluruh pimpinan OPD bersikap untuk melakukan perencanaan di masing-masing instansinya serta mempersiapkan dokumen perencaaan yang dibutuhkan antara lain renstra, renja, lakip dan data penyusunan RPJMD tahun 2019-2024. (BD)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px