Log in
BPKD_Pemkab_Aceh_Selatan.jpg

Bupati Karo Kembali Tinjau Ruang Isolasi Mandiri, Aktivis Sindir OPD Lelet

 Bupati Karo, Terkelin Brahmana kembali tinjau ruang isolasi mandiri Gugus Tugas. (andalas/robert tarigan) Bupati Karo, Terkelin Brahmana kembali tinjau ruang isolasi mandiri Gugus Tugas. (andalas/robert tarigan)

Kabanjahe-andalas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ka­bupaten Karo, kembali melakukan peninjauan kes­iapan lokasi isolasi mandi­ri yang ada di kabupaten tersebut. Peninjauan itu untuk memastikan tempat isolasi mandiri lay­ak dan ideal dijadikan sebagai tem­pat karantina dalam penanganan penyebaran virus corona.

Turut hadir, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH didampingi Plh ketua Gugus Ir Martin Sitepu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Paksa Tarigan, ST, Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Kadis Kesehatan drg Irna Safrina Meliala Mkes, Kasatpol PP Hendrik Philemon Tarigan, Selasa (02/06/2020) di salah satu gedung milik Pemkab Karo di Kabanjahe.

Peninjauan ruangan isolasi ini, menurut Bupati Karo Terkelin Brahmana, guna memastikan kesiapan ruangan dapat dipergunakan bagi orang yang sedang di isolasi, supaya warga yang diisolasi merasa betah dan nyaman, tuturnya kepada wartawan.

"Di samping itu, pengecekan ini melihat kekurangan yang harus dibenahi, agar OPD tekhnis sebagai user (Dinas Perkim) dapat memaksimalkan apa kebutuhan bagi ruangan isolasi tersebut,"ungkap Terkelin Brahmana.

Dalam peninjauan itu, Bupati Karo mengaku masih terlihat ada kekurangan yang harus dilengkapi, baik segi kebersihan dan perlengkapan peralatan, tentu ini secepatnya segera dibenahi."Bayangkan, jika rumput tumbuh sekitar ruangan isolasi seperti semak belukar, ditambah tidak ada lampu penerangan, membuat orang yang tinggal melaksanakan isolasi tidak betah, ini menjadi perhatian serius OPD,"imbuh bupati.

Lebih lanjut dikatakan Terkelin Brahmana, apalagi ada orang saat ini di isolasi, berikan pelayanan terbaik, semisal lengkapi TV untuk menonton, wajar saja jika hal tersebut diminta, agar yang bersangkutan saat isolasi tidak jenuh.

"Ke depan, antisipasi terburuk, bilamana ada yang di isolasi lagi, maka ruangan tersebut benar-benar sudah siap, kebersihan dan perlengkapan sarana prasarana lainnya di dalam ruangan isolasi semuanya sudah disediakan melalui dana refocusing,"sebut bupati.

Sementara, Kepala Dinas Perkim Paksa Tarigan ST mengatakan, menyangkut kebersihan sekitar ruangan isolasi, dia mengaku besok sudah membersihkannya dan sudah menugaskan pekerja buruh, besok bekerja.

Selain kebersihan, menyangkut perlengkapan, sesuai instruksi Bupati Karo, sudah kita data bersama Dinas PUPR dan akan mengajukan rencana kebutuhan belanja (RKB), agar perlengkapan peralatan kebutuhan ruangan isolasi, sesuai yang dibutuhkan segera akan kami isi di ruangan isolasi, beber Paksa Tarigan.

Aktivis Heran Melihat OPD

Terpisah aktivis Pengembangan dan Pemberdayaan Potensi Daerah (PPPD) Kabupaten Karo, Hendra Ginting, mengaku heran melihat lintas OPD yang tergabung di dalam Gugus Tugas. Semua harus diperintah Bupati baru jalan, harusnya soal prasarana sesuai kebutuhan itu kreativitas OPD yang membidangi di Satgas Gugus Tugas. Jauh-jauh hari harusnya sudah lengkap. Secara pandang saja kelihatan apa yang dibutuhkan.

"Tidak perlu mendatangkan konsultan, tidak semestinya harus diperintah Bupati Karo dulu baru dipikirkan. OPD Pemkab Karo lelet, dulu dalam penanganan bencana erupsi Sinabung juga didemo pengungsi baru kerjanya cepat, kalau tidak didemo tidak jalan, payah, tegas Ginting.

Sepanjang jelas gunanya, tepat sasaran, tidak ada masalah anggaran refocusing digunakan, baca dan pahami aturannya, semua di situ tertulis memudahkan."Ini kesannya kaku dan saling melempar bola serta ego sektoral yang mendominasi, padahal kita dalam situasi pandemi bencana non alam,”sindirnya. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C