Log in

Bupati Batu Bara: Generasi Muda Harus Dibentengi dari Paham Radikalieme

Kabag Kesra Setdakab Batu Bara Adnan Haris diabadikan bersama sejulah peserta sosialisasi anti radikalisme dan narkoba di MAN Batu Bara. Kabag Kesra Setdakab Batu Bara Adnan Haris diabadikan bersama sejulah peserta sosialisasi anti radikalisme dan narkoba di MAN Batu Bara.

Batu Bara-andalas Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP mengatakan masyarakat khsusnya generasi muda harus diberi pengetahuan agar tidak mudah terpengaruh paham radikalisme atau paham yang menyesatkan dan penggunaan obat-obat terlarang.

"Pengaruh paham radikalisme dan narkoba kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda. Karenanya genrasi muda harus dibentengi dari pengaruh tersebut dengan pengetahuan dan informasi yang benar," kata Bupati dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kabag Kesra Setdakab Batu Bara Adnan Haris pada acara sosialisasi anti radikalisme dan narkoba yang digelar Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Batu Bara di Aula MAN Batu Bara, Limapuluh, Selasa (13/8).

Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Batu Bara diwakili Waka Polres Kompol Irwansyah SH, Ketua FKUB Batu Bara, Kadiskominfo, Kakan Kemenag, Ketua KNPI Batu Bara Rafdinal Maliki SE, pengurus PW IPNU Sumut, Kepala MAN Batu Bara, pengurus GP Ansor Batubara serta ratusan pelajar.

Dikatakan Haris, Kabupaten Batu Bara termasuk wilayah yang rentan pengaruh radikalisme dan narkoba. Pengaruh tersebut tidak hanya datang secara langsung akan tetapi dapat tersalur lewat media sosial. Sebagai upaya untuk menghempang masuknya pengaruh-pengaruh tersebut maka perlu filter serta agen-agen informasi.

Haris mengapresiasi IPNU Kabupaten Batu Bara yang telah membuat kegiatan positif dalam menyiapkan anak bangsa yang terbebas dari paham radikal dan narkoba. "Hidup tanpa narkoba merupakan bentuk cinta kepada tanah air," ujar Haris.

Ketua Panitia Mhd Azmi Akbar dalam sambutannya berharap sosialisasi anti radikalisme dan narkoba bisa memberi dampak positif bagi generasi muda khususnya para pelajar. Menurutnya, radikalisme merupakan gerakan pemecah persatuan berbungkus agama yang disebar melalui medsos  berdampak pada jiwa sosial dan keagamaan seseorang. Untuk itu perlu dilakukan pencerahan agar bisa menghempang pengaruh yang dapat merusak norma agama dan sendi-sendi budaya.

Sementara itu, menurut Ketua KNPI Rafdinal Maliki SE, banyak contoh korban dari pengaruh obat-obat terlarang. Kerugian tidak saja dalam bentuk finansial, tapi juga pada diri sendiri. "Oleh karena itu jadilah pelajar yang jauh dari narkoba," serunya. "Pelajar jangan sampai terpengaruh karena narkoba musuh yang sangat susah dilawan," timpal Kasubbag TU Kemenag Batu Bara. Pantauan wartawan, usai sambutan acara dirangkai dengan petisi 1.000 tanda tangan sebagai bentuk kesepakatan bersama lawan radikalisme dan narkoba. (PR)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px