Log in

Bawaslu Sumut: Nikson Nababan Tak Lakukan Pelanggaran


Tarutung-andalas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara, memutuskan calon Bupati Taput 2018 Nikson Nababan tidak melakukan pelanggaran pemilihan terkait penyerahan beasiswa, sebab saat pemberian beasiswa kepada murid SD dan SMP di Tapanuli Utara kapasitasnya adalah sebagai Bupati Tapanuli Utara. Demikian ditegaskan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumut Aulia Andri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis lalu.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan hasil pleno, Komisioner Bawaslu Sumut memutuskan, Nikson Nababan, calon Bupati Taput nomor urut 1 berpasangan dengan Sarlandy Hutabarat tidak terpenuhi unsur melakukan tindakan pidana pemilihan. Dengan demikian, laporan terkait dugaan Nikson Nababan melakukan pelanggaran pemilihan dalam penyerahan beasiswa telah dihentikan,"katanya.

Aulia menjelaskan, tidak terbuktinya sebagai sebuah tindakan pelanggaran pemilihan laporan pemberian beasiswa kepada murid SD dan SMP di Tapanuli Utara oleh Nikson Nababan karena yang bersangkutan adalah sebagai Bupati Tapanuli Utara.

Aulia menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Bawaslu tidak ditemukan adanya tindakan atau ucapan dari Nikson Nababan sebagai Bupati Taput mengajak dan meminta untuk memilihnya di Pilkada Taput 2018 saat penyerahan beasiswa.

"Dan murid penerima beasiswa Pemkab Taput yang diserahkan Bupati Nikson Nababan juga adalah murid SD dan SMP. Mereka bukan pemilih potensial di Pilkada Taput ini," katanya sambil menjelaskan laporan lainnya terkait dugaan pelanggaran Nikson Nababan yang masuk ke Bawaslu Sumut  juga telah diputuskan tidak terpenuhi unsur sebagai tindakan pelanggaran pemilihan.

Sementara itu, kuasa hukum pasangan calon Nomor 1 Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat, Roder Nababan SH menyambut baik putusan Bawaslu Sumut tersebut. Ia meminta, paslon Taripar Hutabarat- Frengki Simanjuntak agar legowo dengan keputusan tersebut.

"Laporan mereka terkait dugaan pelanggaran Nikson Nababan itu sudah diputuskan Bawaslu dan Gakumdu tidak memenuhi unsur.  Bapak Taripar adalah mantan aparat penegak hukum. Beliau pasti paham dengan itu," katanya.

Roder juga meminta kepada semua pihak, agar menghargai keputusan Bawaslu Sumut tersebut. "Marilah bersama-sama mendukung bupati terpilih untuk melanjutkan pembangunan Taput ke depan,"ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rekapitulasi perolehan suara di Pilkada Taput, KPUD Tapanuli Utara telah menetapkan pasangan calon nomor urut 1 Nikson Nababan-Sarlandy peraih suara terbanyak dengan perolehan suara  69.357.

Paslon nomor urut 2 JTP-Frends memperoleh suara sebanyak 61.046 dan Paslon nomor urut 3 Chrismanto-Hotman memperoleh suara sebanyak 20.010. Suara tidak sah sebanyak 2.781 dari total suara keseluruhan sebanyak 153.212. (HOT)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 16 Aug 2018 30°C 23°C
  • 17 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px