Log in

Bawaslu Dairi Hentikan Pengusutan Penyalahgunaan C6

PELANGGARAN PEMILU - Ketua Bawaslu Kabupaten Dairi Jadi Surirang Berutu membacakan rekapitulasi laporan dan temuan dugaan pelanggaran pemilu pada tahapan pemungutan suara berikut status penanganan. PELANGGARAN PEMILU - Ketua Bawaslu Kabupaten Dairi Jadi Surirang Berutu membacakan rekapitulasi laporan dan temuan dugaan pelanggaran pemilu pada tahapan pemungutan suara berikut status penanganan.

Tidak Memenuhi Unsur

Sidikalang- andalas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dairi menghentikan pengusutan kasus penyalahgunaan formulir C6 oleh dua pemuda di TPS 02 Jalan Tembakau, Kelurahan Sidikalang Kota, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi yang terjadi pada hari pencoblosan Pemilu 17 April lalu.

Ketua Bawaslu Dairi Jadi Surirang Berutu SH didampingi Komisiner Bawaslu Dairi Pandapotan Rajagukguk, menjelaskan, selain belum sempat dipergunakan untuk mencoblos, nama yang tertera dalam formulir C6 yang disita dari terduga berinisial PB dan HB sebagai barang bukti, tidak sinkron atau tidak memiliki kesesuaian dengan nama yang teregistrasi pada petugas TPS.

“Setelah melalui pengkajian di Sentra Gakkumdu dan pleno Bawaslu, disimpulkan bahwa tindakan para terduga tidak memenuhi unsur sebagai pelanggaran pidana pemilu sebagaimana dimaksud pada Pasal 553 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, sehingga satatus penanganan dihentikan," jelas Pandapotan di Sekretariat Bawaslu Dairi, Kamis (16/5).

Dikatakan, petugas TPS atau KPPS, warga sekitar, termasuk salah seorang ketua partai politik dan caleg tertentu turut diklarifikasi sebagai saksi dalam penanganan dugaan pelanggaran tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari H pencoblosan Pemilu lalu, dua pria sempat diamankan di TPS 02 Kelurahan Sidikalang, ketika hendak menggunakan formulir C6 (undangan memilih) milik orang lain.

Karena merasa asing dengan kedua pria tersebut, warga dan petugas TPS kemudian mengecek C6 dan memastikan identitas kedua pria yang belakangan diketahui merupakan karyawan bengkel dan doorsmer yang diduga milik caleg tertentu.

Sementara itu, dalam keterangan Bawaslu Dairi memaparkan, penanganan pelanggaran pemilu berupa temuan maupun laporan selama tahapan pemungutan dan penghitungan suara berikut  status penanganan yang dilakukan, seperti temuan DPK yang tidak menerima 5 kertas suara pemilu di TPS 02 Desa Pegagan Julu, Kecamatan Sumbul dengan status penanganan diteruskan ke PPK Sumbul untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Laporan masyarakat tentang dugaan pelanggaran pemilih ganda atau tidak membawa A5 dengan terlapor KPPS TPS 03 Desa Lae Njuhar, Kecamatan Tanah Pinem, status penangan diteruskan ke PPK Tanah Pinem untuk dilakukan PSU.

Di Kecamatan Sidikalang, Panwascam menemukan dugaan pelanggaran KPPS memfasilitasi pemilih yang terdaftar pada DPT daerah lain untuk memilih sebagai DPK di TPS 02 Kelurahan Sidikalang, TPS 012 Kelurahan Sidikalang, TPS 04 Desa Bintang Mersada, TPS  04 Batang Beruh, TPS 001 Desa Hutarakyat, TPS 003 Kelurahan Batang Beruh dengan terlapor KPPS masing-masing, penanganan telah dilakukan dengan status diteruskan ke PPK Sidikalang untuk dilaksanakan PSU.

Disebutkan, Bawaslu dan jajaran hanya berkewenangan melakukan kajian dan selanjutnya memberikan rekomendasi, sementara untuk tindak-lanjut atau yang memutuskan rekomendasi dilaksanakan atau tidak, merupakan ranah KPU.

“Seperti kita ketahui bersama, dari sejumlah temuan dan laporan  yang kemudian dikaji dan direkomendasikan untuk dilakukan PSU. Pihak KPU dan jajarannya hanya melakukan PSU di TPS 02 Desa Pegagan Julu, Kecamatan Sumbul," sebut Pandapotan.

Selain itu, sejumlah pelanggaran dan menjadi catatan khusus juga ditemukan pada hari H pencoblosan. Namun dapat diselesaikan ditempat kejadian seperti kasus pembukaan TPS melewati waktu yang ditentukan yang kemudian diselasaikan dengan pemberian tegoran oleh panwas desa melalui pengawas TPS.

Demikian juga jajaran pengawas melakukan koordinasi dengan jajaran KPPS, PPS dan PPK saat ditemukan kekurangan kertas suara maupun Plano di sejumlah TPS yang saat itu juga dieksekusi.

Jadi Surirang menambahkan, jumlah Daftar Pemilih Khusus (DPK) di atas 10.000 menjadi atensi peserta pemilu pada proses pleno rekapitulasi. Sekaitan itu Bawaslu secara resmi telah menyampaikan surat kepada KPU untuk meminta rekap DPK tersebut, namun permintaan belum direalisasi. (GOL-ULAK)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px