Logo
Print this page

32 Restoran di Batu Bara Tak Patuh Bayar Pajak

Plt Kepala BPPRD Batu Bara Rijali (kanan) saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya. Plt Kepala BPPRD Batu Bara Rijali (kanan) saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya.

Batu Bara-andalas Plt Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Batu Bara Rijali mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batu Bara khususnya dari sektor pajak rumah makan atau restoran. Namun saat ini ada 32 restoran yang tidak patuh membayar pajak.

"Dari data, ada 32 restoran yang sudah terdaftar sebagai wajip pajak, belum membayar pajaknya. Sudah kita layangkan surat teguran hingga dua kali. Kalau sampai tiga kali tidak juga dibayar, itu akan disegel," kata Rijali kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (8/10).

Rijali mengungkapkan, terkait ke-32 rumah makan yang sudah terdaftar sebagai wajib pajak namun belum menyetorkan kewajibannya ke Pemkab Batu Bara, sudah dikoordinasikan ke pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batu Bara.

"Sudah kita koordinasikan dengan Satpol PP, dalam bulan ini tunggakan pajak 32 retoran itu harus diselesaikan. Dalam waktu dekat akan kita layangkan surat teguran ketiga," ujarnya.

Menurutnya, dari 32 usaha restoran tersebut besaran pajak yang harus diterima Pemkab Batu Bara  diperkirakan sebesar Rp114 juta per bulan. "Dari hitungan kami, PAD dari sektor pajak restoran dari 32 wajib pajak itu sebesar Rp114 juta per bulan. Kalau satu tahun, sudah berapa PAD kita," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini sekretaris Daerah Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar mengatakan akan segera menindaklanjuti sesuai permintaan BPPRD. Dan nanti kita periksa dulu. Nanti kita lanjuti sesuai permintaan BPPRD. Kalau memang sampai 3 kali diperingati tidak dibayar juga, Ya cocoknya itu disegel," imbuhnya.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Batu Bara Mukhsin menyampaikan, kalau memang sudah diberi teguran namun tetap membandal tidak mau bayar pajak maka pihak berwenang seperti Satpol PP harus ikut menindaklanjuti permasalahan itu. "Kami berharap kepada pelaku usaha restoran yang belum bersedia membayar pajak, harus segera bayar. Sebab, pajak itu demi kepentingan masyarakat banyak," ucapnya. (PR)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com