Log in

288 KK Warga Sabahotang Terisolir

Titi gantung Sabahotang hanyut terseret arus sungai, akibatnya warga Desa Sabahotang terpaksa menggunakan sampan untuk menyeberang. Titi gantung Sabahotang hanyut terseret arus sungai, akibatnya warga Desa Sabahotang terpaksa menggunakan sampan untuk menyeberang.

Jembatan Terseret Arus Sungai

Sibuhuan-andalas Bencana banjir dengan meluapnya Sungai Barumun di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengakibatkan jembatan gantung menuju Desa Sabahotang, yang sebelumnya telah ambruk dan hanya tersisa tiang penyangga, kini telah hanyut terseret arus sungai.

Informasi yang dihimpun, Jumat (14/2), akibat hujan yang turun terus menerus sepanjang malam, Rabu (12/2), menyebab jembatan gantung Sabahotang, yang sebelumnya telah ambruk, kini telah hanyut terseret arus sungai yang cukup deras.

Kepala Desa Sabahotang Ali Jumroh Hasibuan, mengatakan, jemabatan gantung yang melintang di atas Sungai Barumun itu merupakan satu-satunya akses penyeberangan warga. Termasuk untuk membawa hasil pertanian warga sekitar ke pasar maupun sebagai akses mengangkut barang-barang kebutuhan pokok warga desa Sabahotang.

"Akibat hanyutnya semua sisa material jembatan sudah ambruk, akhirnya kami warga yang bermukim di Desa Sabahotang menjadi terisolir. Ada sebanyak 288 kepala keluarga (KK) yang bermukim di desa ini," ungkap Jumroh.

Menurut Jumroh, sebelumnya, sekalipun titi gantung sudah ambruk dan rusak akibat diterjang arus sungai, masih bisa digunakan warga. Sekarang sama sekali tidak bisa lagi digunakan karena hanya tinggal tiang penyangga.

Akibatnya, masyarakat sudah mulai mengeluh karena mengalami kesulitan untuk mengangkut barang-barang kebutuhan pokok, begitu juga hasil pertanian dan perkebunan masyarakat seperti hasil kebun sawit dan karet serta lainnya untuk keluar dari desa sersebut.

Ali Jumroh berharap Pemkab Palas segera turun tangan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan gantung Sabahotang. Jika tidak ada penanganan secepatnya, warga Sabahotang sebanyak 228 kepala keluarga akan terus mengalami kesulitan. "Bahkan jika terus dibiarkan seperti ini bukan tidak mungkin Sabahotang akan terisolasi," tegas Ali Jumroh.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Palas Elfin H Harahap dan Sekretaris Komisi C, Raja P Nasution bersama anggota Komisi C H Puli Parisan Lubis, meminta agar Pemerintah Kabupaten Palas segera segera mengambil tindakan sehingg masyarakat Desa Sabahotang  tidak semakin terisolir akibat tidak adanya akses ke desa tersebut. (ISN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px