Log in

UMSU Dorong Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional

WR I UMSU Dr HM Arifin Gultom dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Dr Dadang Sunandar MHum menandatangani naskah kesepahaman kerja sama. Penandatanganan MoU disaksikan Kepala Balai Bahasa Sumut Dr Fairul Zabadi. WR I UMSU Dr HM Arifin Gultom dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Dr Dadang Sunandar MHum menandatangani naskah kesepahaman kerja sama. Penandatanganan MoU disaksikan Kepala Balai Bahasa Sumut Dr Fairul Zabadi.

Jalin Kerja Sama dengan Kemendikbud

Medan-andalas Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar Bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa internasional. Hal itu dikatakan Wakil Rektor (WR) I UMSU Dr Muhammad Arifin Gultom dalam sambutannya pada acara penandatanganan naskah kerja sama UMSU dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di Aula Kampus UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, kemarin.

“Melalui penandatanganan kerja sama UMSU dengan Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ini bisa lebih mendorong peningkatan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Paling tidak menjadi bahasa resmi di tingkat Asean,” sebut Arifin. Arifin menilai kerja sama yang dilakukan UMSU dengan Badan Bahasa merupakan upaya untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia. Ia berharap kerja sama yang dilakukan bisa diwujudkan dengan kegiatan yang lebih konkrit. “Ada kesan Bahasa Indonesia kurang mendapatkan perhatian dan diminati ketimbang dengan bahasa asing,” tutur Arifin.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan WR I Arifin Gultom dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Dr Dadang Sunandar MHum. Kedua institusi sepakat menjalin kerja sama dalam pengembangan termasuk penginternasionalan Bahasa Indonesia. Sementara Prof Dadang Sunandar menjelaskan, penggunaan Bahasa Indonesia merupakan harga mati. Artinya Indonesia sebagai bangsa yang memiliki keberagaman suku serta bahasa mampu bersatu dengan adanya Bahasa Indonesia. “Indonesia terdiri dari lebih dari 1.300 suku dengan sekitar 652 bahasa daerah. Pendataan Badan Bahasa masih terus berlanjut dan diyakini jumlah bahasa daerah di Indonesia lebih banyak lagi,” jelas Dadang.

Untuk itu, Khusus di Sumut sendiri ada sebanyak 14 bahasa daerah yang terdata dan delapan yang menonjol. Hal ini menunjukkan betapa beragamnya bahasa daerah yang harus dijaga, jangan sampai punah. “Beragamnya Bahasa daerah di Indonesia menarik minat banyak peneliti dari luar negeri yang tertarik mempelajari keberadaan suku dan bahasa daerah. Ribuan peneliti dari seluruh dunia ini menjadikan Indonesia sebagai laboratorium bahasa dunia sehingga sudah seharusnya bahasa daerah dilindungi agar tidak punah,” jelas Dadang. (HAM)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 8.05 km/h

  • 20 Oct 2018 30°C 21°C
  • 21 Oct 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px