Log in

Tugas Orangtua Membentuk Karakter Anak


Medan-andalas Orangtua mempunyai tugas membentuk karakter anak agar memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Karenanya, untuk menjadi orangtua yang hebat, maka perlu mempersiapkan diri menjadi orangtua, memahami peran sebagai orangtua, memahami konsep diri sebagai orangtua. Orangtua juga harus tahu bagaimana pola mengasuh anak, bagaimana meningkatkan peran ayah, bagaimana mendorong tumbuh kembang balita/anak, mengajari anak tahu tentang kesehatan reproduksi, dan bagaimana membentuk karakter anak sejak dini. Hal itu dikemukakan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Temazaro Zega usai membuka Pelatihan Training of Trainer (ToT) Orangtua Hebat Bagi Pengurus PKK dan Kader Bina Keluarga Balita (BKB) Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara Angkatan I, Senin (20/3) di Medan.

"Ke depan BKKBN pusat juga menyiapkan materi bagaimana anak berkualitas melalui program 100 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujarnya. Bagi orangtua yang punya anak balita, Zega berharap mendidiknya agar memunyai karakter kerja keras, memiliki daya saing, dan berkualitas. "Kita berharap agar setelah pelatihan ini, para peserta dapat mengajarkan dan mensosialisasikan apa yang didapat tentang menjadi orangtua hebat di daerahnya masing-masing," katanya didampingi Humas BKKBN Perwakilan Sumut Janter Sitorus. Dijelaskan Zega, program orangtua hebat ini dikembangkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) diawali dengan program bina keluarga balita. Sejak 2017 dikembangkan lagi dan disusun ulang oleh praktisi di bidang pengasuhan anak. "Pembangunan keluarga ini merupakan pembangunan karakter dan sumber daya manusia berkualitas," jelasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Hj Evi Diana Eri Nuradi diwakili Wakil Ketua II Hj T Sarifuddin mengatakan, program mereka sama dengan program BKKBN dan ada di semua tingkatan dari desa atau kelurahan. "Ada kelompok kerja pola pengasuhan anak dalam keluarga," ujarnya. Untuk peran orangtua, lanjutnya, disinkronkan dengan bina keluarga balita yang di dalamnya ada beberapa kelompok. "Banyak kegagalan keluarga bukan karena kasih sayang tetapi tidak tahu bagaimana mendidik anak dengan benar. Pelatihan ini untuk mengubah pola pikir kita ke arah yang lebih baik untuk kemajuan anak bangsa," jelasnya. Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan KB Provsu dr Ria N Telaumbanua mengatakan, pihaknya dengan BKKBN dan PKK saling mendukung untuk bagaimana mewujudkan keluarga berkualitas.

"Tidak hanya penduduknya tumbuh seimbang dengan dua anak. Tapi bagaimana agar anak berkualitas. Bapak, ibu, dan anak semua diajarkan bagaimana membentuk keluarga berkualitas," jelasnya. Pihaknya, lanjut Ria, juga akan mengarahkan semua yang diberi pelatihan untuk diberdayakan dengan membuat pertemuan di daerahnya masing-masing. "Kader, masyarakat, PKK, pemerintahan, tidak hanya PLKB aja, kita turun sama-sama," ujarnya. Sedangkan Kabid Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Sumut T Lafalinda mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta mengenai program orangtua hebat dan memahami kiat dalam pengasuhan anak. (YN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 24 Jun 2017 30°C 22°C
  • 25 Jun 2017 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px