Log in

Tapteng Wakli Sumut Lomba Pantun SMP Tingkat Nasional

LOMBA PANTUN - Kadisdik Kota Medan, Hasan Basri dan Kepala LPMP Sumut, Afrizal Sihotang, diabadikan bersama para juara pelajar SMP dan guru pembimbing. LOMBA PANTUN - Kadisdik Kota Medan, Hasan Basri dan Kepala LPMP Sumut, Afrizal Sihotang, diabadikan bersama para juara pelajar SMP dan guru pembimbing.

Medan-andalas Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)  tampil sebagai juara I Lomba Pantun Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2018 yang diselenggarakan LPMP Sumut yang berakhir, Rabu (8/8/2018) di Gedung  Pancasila LPMP Sumut.  Sementara juara II dan III masing-masing diraih siswa SMP Negeri I Medan dan Siswa SMP Negeri Tebing Tinggi. "Lomba tersebut membuktikan kekayaan budaya bangsa yang mampu berfungsi inti membangun kecerdasan pelajar, termasuk dalam berkomunikasi dan menyampaikan buah pikiran secara santun dan penuh etika, " kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut, Afrizal Sihotang ST MSi.

Afrizal juga menyampaikan pujiannya kepada lebih dari 100 pelajar SMP peserta lomba dari 19 kabupaten/kota. Lomba yang digelar lembaga yang dipimpinnya tersebut berlangsung selama tiga hari dengan tujuan antara lain untuk menyambut dan menyemarakkan penyelenggaraan Asian Games 2018 di mana Indonesia sebagai tuan rumah. "Kami telah menyeleksi peserta secara objektif. Kami tidak menyangka hasilnya luar biasa. Para peserta ternyata cerdas-cerdas. Ini misalnya terlihat saat mereka harus menjawab (pantun) pertanyaan hanya dalam waktu satu menit untuk menyusun rima dalam pantun jawaban," puji Afrizal.

Dewan juri yang terdiri atas tiga orang, masing-masing Dr Lela Erwani (Dosen Kopertis Universitas Amir Hamzah Medan), Drs Chaerul Anwar (Guru SMP Kemala Bhayangkari), dan Sahril (Balai Bahasa Sumut), menurutnya, benar-benar bersikap objektif dalam menilai seluruh peserta yang tampil penuh antusiasme. Afrizal menyampaikan, munculnya kecerdasan para peserta lomba pantun itu tidak lepas dari peranan guru pembimbing. "Kami sampaikan terima kasih kepada bapak/ibu guru atas bimbingan yang diberikan," katanya.

Kejutan lainnya, menurut Kepala LPMP Sumut ini adalah dari sisi geografis kebudayaan. Sebab, peserta bukan cuma berasal dari wilayah etnis Melayu yang dikenal dekat dengan keberadaan pantun, tetapi juga dari daerah lain, seperti Tapanuli Utara. Kepada para siswa, Afrizal mendorong mereka untuk terus berkarya dan tetap bersemangat. Juga tetap menjadi anak yang patuh kepada orangtua dan penuh sopan santun. "Sampaikan juga terima kasih kami kepada orangtua kalian yang telah memberi izin kepada kalian untuk mengikuti lomba ini," tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan, Hasan Basri MPd, saat menutup secara resmi lomba ini juga menyatakan hal sama. Pantun merupakan salah satu cerminan kecerdasan budaya Indonesia. Ini antara lain karena pantun mengandung nilai-nilai filosofis dan pendidikan, terutama tentang karakter mulia. "Pantun adalah budaya kita. Dia mengajarkan filosofi yang mulia dan merupakan kristalisasi tinggi dari cara berkomunikasi," katanya. Disebutkannya, pantun juga turut membangun dunia literasi. Sebab, untuk mengarang pantun yang baik, seseorang dituntut antara lain untuk membaca dan menyimak untuk menyusum atau berbalas pantun. "Ini berarti pantun membuat kita menjadi cerdas," tuturnya. Untuk itu, dia mengajak segenap pihak untuk melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal ini sehingga menjadi bagian sekaligus membentuk budaya nasional. "Karenanya, pantun harus kita lestarikan," ajaknya.

Tingkat Nasional

Tampil sebagai juara I, II, dan III Lomba Pantun Siswa SMP Tingkat Sumut 2018 ini, sesuai urutannya, adalah SMP Tapanuli Tengah, SMP Negeri 1 Medan, dan SMP Negeri 1 Tebingtinggi. Piala dan piagam kepada para juara ini diserahkan oleh Hasan Basri, Afrizal Sihotang, dan para pejabat di lingkungan LPMP Sumut. Afrizal menyampaikan, juara satu lomba ini akan mewakili Sumut dalam lomba yang sama tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Jambi, pada 5-7 September 2018. "Seluruh biaya utusan provinsi ini akan ditanggung oleh LPMP Sumut," ujarnya. Disebutkannya, lomba yang di antaranya juga bertujuan membentuk siswa untuk mampu berkarya di bidang seni dan budaya, khususnya pantun ini diikuti 104 siswa dari 26 sekolah dari 19 kabupaten/kota. (RIL)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 17 Aug 2018 30°C 23°C
  • 18 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px