Logo
Print this page

Siswa SLTA Kurang Mampu di Surakarta Dibantu APBD


Medan-andalas Kota Medan wajib meniru kebijakan yang diberlakukan di Surakarta. Sebab, walau pengelolaan sekolah tingkat SLTA telah diserahkan ke propinsi, namun siswa SLTA yang kurang mampu di Surakarta tetap mendapat bantuan pendidikan dari APBD Pemko Surakarta. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Surakarta, Abdul Ghopar Ismail, kepada Ketua Komisi B DPRD Medan, Rajuddin Sagala saat melakukan kunjungan kerja ke kantor DPRD Medan, Selasa (4/9) kemarin. "Kami tetap mengalokasikan anggaran di APBD Pemko Surakarta untuk siswa SLTA yang kurang mampu di Surakarta," ungkap Ghopar pada kunjungan tersebut. Dijelaskannya, alokasi bantuan terhadap siswa SLTA yang kurang mampu di Surakarta berasal dari anggaran bantuan sosial (bansos). Bantuan persiswa sebesar Rp90 ribu setiap bulannya. "Sekarang ada sekitar 200 ribu jumlah siswa miskin di Surakarta. Seluruhnya mendapat bansos. Sedangkan tingkat SLTA, sebanyak 30 ribu siswa. Bantuan itu namanya Bantuan Pendidikan Masyarakat Surakarta," papar Ghopar sembari menerangkan APBD Surakarta TA 2018 sebesar Rp2,1 triliun dan PAD murni Rp550 miliar. (THA)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com