Log in

Sisa Logistik Pemilu Selesai Desember

KETUA KPU Medan Agussyah Damanik didampingi komisioner Zefrizal meninjau bilik suara di pergudangan eks Polonia serta menunjukkan jenis kotak bilik suara yang terbuat dari kardus, Rabu (5/12 ). KETUA KPU Medan Agussyah Damanik didampingi komisioner Zefrizal meninjau bilik suara di pergudangan eks Polonia serta menunjukkan jenis kotak bilik suara yang terbuat dari kardus, Rabu (5/12 ).

KPU Medan Sudah Terima 80 Persen Logistik Pemilu

Medan - andalas Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Medan mengaku telah menerima 80 persen pengadaan barang yang dikirimkan oleh KPU RI yang nantinya akan digunakan pada Pemilihan Legislatif ( Pileg) dan Pemilihan Presiden ( Pilpres) 2019 mendatang. Bahkan 20 persen lagi sisanya yang terdiri dari  kotak suara, bilik suara, tinta dan segel tersebut akan selesai semuanya di bulan Desember tahun ini. " Pengadaan barang dari KPU RI yang sudah kita terima sampai saat ini sudah mencapai 80 persen. Semua barang/logistik Pemilu 2019 itu sudah kita simpan di 2 gudang kita, " terang Ketua KPU Medan, Agussyah Damanik yang didampingi Komisionernya Efrizal dan Sekretaris KPU Medan, Nirwan ketika menijau gudang logistik KPU Medan yang berada di eks Bandara Polonia Jalan Perhubungan Medan Polonia, Rabu ( 5/12).

Untuk kotak suara sendiri,  KPU Medan membutuhkan 32.275 buah akan tetapi yang baru terima dari KPU RI sendiri masih mencapai 31292. Sehingga masih kurang 983 buah kotak suara lagi, sedangkan untuk pengadaan barang berupa bilik suara lanjut dikatakan Agussyah, KPU Medan butuh 23.239 yang baru diterima sebanyak 22.599 sehingga pihaknya masih akan terus  menunggu sisanya yang berjumlah 640 buah tersebut. Kemudian pengadaan untuk tinta yang dibutuhkan sebanyak 12.784 buah yang baru diterima 12.689 sedangkan kekurangannya sebanyak 86 buah lagi. Sedangkan untuk segel yang dibutuhkan ada 661.162 yang diterima 175.000 lembar kekurangannya ada 486.162 lembar lagi.

" Dari keempat jenis barang itu kalau sampai ke gudang kita tidaklah secara bersamaan. Untuk  kotak suara diterima 7 November, bilik suara pada 4 Desember kemarin lalu untuk tinta dan segel masuk ke gudang kita pada tanggal 28 November dan 16 November 2018 kemarin. Sampai sekarang ini proses pengiriman barang masih terus berjalan," pungkasnya. Disinggung soal pengamanan gudang logistiknya agar tidak dibobol maling, Ketua KPU Medan ini menyatakan kalau hal itu pihaknya mengaku selain lokasi gudang yang berada di lokasi penjagaan petugas TNI AU, KPU Medan juga telah bekerjasama dengan pihak kepolisian.

" Soal keamanan gudang kita telah bekerjasama dengan pihak kepolisian ," aku Agussyah sambil menambahkan kalau pihaknya juga bekerjasama dengan instansi terkait lainnya seperti Bulog dan BMKG. "Kerjasama dengan Bulog salahsatunya untuk mengantisipasi agar barang-barang yang nanti digunakan pada Pemilu 2019 yang mayoritas terbuat dari kertas kardus itu tidak dimakan rayap.  Dengan BMKG kita akan menginformasikan soal cuaca, sehingga jika diprediksi akan hujan maka pendistribusian barang-barang tersebut ke TPS bisa ditunda hingga cuaca cerah, " akunya.

Pemilu 2019 Rentan Konflik

Pada kesempatan itu, Agussyah  Damanik juga menilai kalau pelaksanaan Pemilu serentak 2019 sangat riskan atau rentan terjadi konflik,karena banyak persoalan,termasuk pada saat penghitungan suara yang diyakini bisa mencapai tengah malam pada saat penghitungan suara. Pasalnya, ia meyakini akan begitu banyak potensi masalah yang mungkin akan terjadi. "Untuk pertama kalinya pemilu legislatif ( Pileg) dan Pilpres digelar bersamaan. Total ada 5 kertas suara yang akan masyarakat coblos pada 17 April 2019, ada 5 kotak surat suara, salah memasukkan surat suara sangat mungkin terjadi, begitu juga dengan salah perhitungannya.

Selain itu, potensi masalah lain kata dia lagi ketika ada masyarakat yang pindah memilih, khususnya masyarakat yang berada dari luar Kota Medan. Misalnya ada yang pindah memilih dari Aceh, dia hanya bisa dapat 1 surat suara yakni surat suara Pilpres. Kalau dari Sergai yang pindah memilih ke Medan bisa dapat 2 surat suara yakni Pilpres dan DPR RI, karena Medan dan Sergai satu daerah pemilihan. " Ketika ada kelebihan pemberian surat suara muncul masalah baru. Makanya begitu komplek persoalan di Pemilu serentak 2019 ini, makanya dibilang riskan terhadap masalah," imbuhnya. ( AFS )

23°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 19 Dec 2018 29°C 22°C
  • 20 Dec 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px