Log in

Proyek Pipanisasi di Mabar Rugikan Warga

Galian tanah proyek pipanisasi di badan Jalan Mangaan dan Jalan RPH, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Galian tanah proyek pipanisasi di badan Jalan Mangaan dan Jalan RPH, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Medan-andalas Tidak profesionalnya pengerjaan proyek galian pipa di Jalan Rumah Potong Hewan (RPH) dan Jalan Mangaan Raya, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli membuat warga masyarakat terutama yang membuka toko merugi. Pasalnya tanah galian pipa tersebut dibiarkan menumpuk berhari-hari oleh pemborongnya sehingga menutupi halaman-halaman toko pedagang dan membuat pembeli enggan datang ke toko-toko warga tersebut. Selain itu setiap pagi dan sore, terutama saat para buruh berangkat maupun pulang bekerja, kedua ruas jalan itu kerap mengalami kemacetan yang cukup parah karena tumpukan tanah galian proyek yang tidak diangkat membuat badan jalan menjadi sempit. Apalagi kendaraan yang melintas dari dan menuju ke Kawasan Industri Medan itu bukan hanya sepeda motor dan mobil, tetapi juga truk-truk berbadan lebar dan sarat muatan.

Hartono, warga Jalan RPH mengaku sejak beberapa hari ini barang dagangannya tidak laku karena tidak ada pembeli yang datang ke tokonya. "Pembeli enggan datang ke toko karena proyek galian tanah badan jalan untuk pipanisasi ini," kesalnya. Warga berharap pemerintah dalam melaksanakan proyek galian pipa harusnya juga memikirkan kerugian warga terutama para pedagang yang terganggu berjualan akibat dampak penggalian badan jalan tersebut.  Warga lain yang kena dampak proyek galian pipa itu juga mengatakan untuk memasukkan mobil dan sepeda motor ke garasi rumah mereka pun mereka sangat kesulitan karena terhalang tumpukan tanah galian dan lubang menganga bekas pengorekan.

Pantauan andalas banyak toko yang tutup akibat pengerjaan proyek galian pipa di kedua ruas pinggiran jalan tersebut. "Tanah galian menutup halaman rumah dan toko sehingga warga maupun pembeli tidak bisa masuk, dan takut melompati lubang selebar satu meter ini," kata seorang warga. Lurah Mabar Amri yang dikonfirmasi, Kamis (20/4) membenarkan adanya proyek galian pipa di kedua ruas jalan itu yang dampaknya sedikit mengganggu warga dan pedagang. "Mengenai kerugian pedagang saya tidak tahu, sebab belum ada yang melapor ke kelurahan atau komplain akibat proyek itu," katanya. (DP)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 24 Apr 2017 28°C 23°C
  • 25 Apr 2017 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px