Log in

Pemprovsu Segera Implementasikan Pendidikan Antikorupsi

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Arsyad Lubis memimpin rapat koordinasi Implementasi Pendidikan Korupsi di Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (15/5). Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Arsyad Lubis memimpin rapat koordinasi Implementasi Pendidikan Korupsi di Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (15/5).

Medan-andalas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) segera mengimplementasikan pendidikan anti korupsi disekolah-sekolah di Sumut. Untuk itu, digelar Rapat Koordinasi (Rakor)Implementasi Pendidikan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indinesia (RI) untuk membahas teknis perwujudan implementasi, di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan,Rabu (15/5).

Rapat dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Arsyad Lubis dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah, Inspektorat Kabupaten/Kotase-Sumut dan Kemenag Provinsi Sumut.

Sedangkan dari KPK RI, dihadiri Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Wilayah I Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK Juliawan Superani dan Kasatgas Dikdasmen Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Guntur Kusmeiyano.

“Implementasi pendidikan anti korupsi ini kita selenggarakan sebagai wujud keprihatinan kita terhadap praktik korupsi masih perlu kita sosialisasikan secara terus menerus," ucap Arsyad.

Dalam pendidikan, kata Arsyad, sumber korupsi itu bermuara ketika pendidikan dilihat sebagai ladang bisnis. Modusnya sangat beragam, seperti penerimaan peserta didik baru, mutasi guru, pengangkatan kepala sekolah, kenaikan pangkat guru, penggunaan dana BOS, pungutan liar berkaitan dengan kenaikan kelas, kelulusan, pembelian buku, baju seragam dan lainnya.

“Praktik-praktik itu adalah sumber sulitnya meningkatkan mutu pendidikan secara umum. Ke depan, dalam manajemen pendidikan terutama di sekolah hal ini harus menjadi bagian dibersihkan sehingga pelayanan pendidikan bermartabat dapat terwujud di Sumut ini,” ujarnya.

Diharapkannya, dalam Rakor ini dibahas teknis penyusunan konsep dan praktik pencegahan korupsi sebagai muatan kurikulum. Sehingga, nantinya tujuan untuk memunculkan kesadaran tentang nilai-nilai anti korupsi mendalam terhadap anak-anak dapat terwujud.

Arsyad kemudian mengimbau agar para peserta rapat mengikuti Rakor dengan serius dan benar. Dengan begitu, akan semakin cepat pula pelaksanaannya di lapangan.

Kasatgas Korsupgah KPK Juliawan Superani menyampaikan, upaya pencegahan atau preventif merupakan salah satu usaha yangdiprioritaskan untuk memberantas korupsi.

"Apalagi lewat pendidikan, jika terimplementasi secara benar pada siswa-siswa, mudah-mudahan tindakan korupsi bisa diberantas," kata Juliawan.

Kasatgas Dikdasmen Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Guntur Kusmeiyano menambahkan, salah satu media  paling efektif menanamkan nilai-nilai anti korupsi ialah lewat literasi.Menyediakan bahan bacaan dikemas semenarik mungkin untuk menarik minat anak-anak.(WAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px