Log in

Pemko Medan Harus Tindak Bangunan Tanpa IMB

HM Nezar Djoeli HM Nezar Djoeli

Politisi NasDem HM Nezar Djoeli

Medan-andalas Pemerintah Kota Medan harus bertindak tegas terhadap bangunan-bangunan liar tidak memiliki IMB, khususnya yang berada di jalur hijau. Seperti di kawasan Jalan Salak Medan yang berada di bawah rel kereta api, yang dulunya adalah kios-kios, kini menjadi rumah toko (ruko) permanen. "Selain itu, juga yang berada di Jalan Stasiun Medan Belawan, yang menurut infomasi akan dibangun 90 unit ruko secara permanen tanpa IMB oleh oknum-oknum kontraktor,"kata anggota DPRD Sumut daerah pemilih Sumut 1 (Medan A), HM Nezar DJoeli kepada wartawan di Medan, Rabu (5/9).

Menurut Nezar, puluhan ruko yang dibangun di lahan milik PT KAI itu, dulunya adalah rumah warga yang kini telah dibongkar dengan dalih digunakan untuk area parkir PT Pelindo. Namun, kenyataannya di lahan itu telah berdiri ruko tidak memilik IMB yang sah. Melihat hal ini, Nezar menduga adanya mafia-mafia tanah yang bekerjasama dengan oknum-oknum dari instansi terkait yang tidak bertanggungjawab, diduga sudah ‘bermain’ secara struktur dan masif, sehingga yang menjadi korban adalah masyarakat kecil atas kegiatan-kegiatan ilegal ini.

Untuk itu, lanjut Ketua Komisi A DPRD Sumut ini, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan jangan ‘tutup mata’ dengan puluhan bangunan ilegal yang sudah berdiri tersebut. “Begitu juga dengan Satpol PP. Kenapa tidak langsung membongkar bangunan ilegal itu. ‘Masuk angin’ mereka?,”ketusnya. Politisi Partai NasDem juga mengungkapkan, Kepala Dinas PKP2R Medan, Sampurno Pohan pernah mengatakan tidak akan menerbitkan IMB bila bangunan tersebut berdiri sebelum mengantongi perizinan. Sekarang, kenyataannya bangunan ruko itu telah berdiri.

“Apakah pernyataan Sampurno Pohan itu hanya slogan semata yang hanya berpura-pura melarang. Tapi kenyataannya bangunan sudah berdiri tegak. Kenapa tidak menurunkan tim untuk membongkar ruko tersebut. Gandeng juga Satpol PP, karena mereka juga memiliki peran,"katanya. Jangan hanya bisa unjuk kekuatan kepada rakyat kecil saja dengan mengangkut dagangan dan membongkar kios milik rakyat kecil. Ketika terjadi hal-hal seperti ini, kemana Kasatpol PP Kota Medan, kenapa tidak menurunkan anggotanya untuk membongkar bangunan-bangunan illegal itu. "Jangan hanya berpihak kepada pengusaha saja,”ujarnya.  

Untuk itu, kata Nezar, pihaknya akan segera memanggil PT KAI dan dinas terkait untuk persoalan ini dan meminta aparat kepolisian dan kejaksaan untuk menginvestigasi persoalan ini terkhusus pada PT KAI dan jika terbukti, segera diberikan sanksi tegas kepada oknum yang terlibat. Tidak hanya itu, Nezar juga minta Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldi ‘membuka mata’ untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum SKPD dan OPD-nya yang sengaja memback-up pengusaha dengan cara yang tidak benar. “Jika sudah seperti ini, ada bangunan tanpa IMB yang berdiri tegak seperti di Jalan Salak dan di Belawan, Wali Kota Medan seolah-olah ‘tutup mata’. Sementara, saat Pilkada lalu, tagline Wali Kota Medan, pembangunan ke arah Medan Utara. Sekarang buktikanlah,”tandasnya.(UJ)

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 4.83 km/h

  • 18 Nov 2018 28°C 23°C
  • 19 Nov 2018 27°C 23°C

Banner 468 x 60 px