Log in

Oknum Kades Minta Bayaran Rp50 Juta

JAJARAN Pengurus Yayasan Budi Luhur, Muspika Medan Johor, diabadikan bersama usai rapat persiapan Cheng Beng 2017 di kawasan Kedai Durian, Sabtu (18/3). JAJARAN Pengurus Yayasan Budi Luhur, Muspika Medan Johor, diabadikan bersama usai rapat persiapan Cheng Beng 2017 di kawasan Kedai Durian, Sabtu (18/3).

Diundang Rapat Persiapan Cheng Beng 2017

Medan-andalas Sikap kurang bersahabat ditunjukkan JS, Kepala Desa (Kades) Suka Makmur, Kecamatan Medan. Pejabat publik tersebut minta dibayar Rp50 juta untuk menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Cheng Beng (tradisi ziarah kubur masyarakat Tionghoa-red) 2017 di kawasan Kedai Durian, Medan Johor. Permintaan oknum Kades tersebut diungkapkan Dahlan Harahap perwakilan
Yayasan Budi Luhur dalam rapat persiapan pelaksanaan Cheng Beng di Xing Xing Food Court Pondok Bodhi Jalan Berlian Sari, Medan, Sabtu (18/3). Rapat itu dihadiri Ketua Yayasan Budi Luhur Harun atau yang akrab disapa Alun, R Tarigan dan R Hasibuan selaku perwakilan Polsek Delitua, AE Simanungkalit (penasihat yayasan), Said Siregar (humas yayasan), Prasetyo (perwakilan Koramil 08/MJ), Yayan (perwakilan Koramil 15/DT), Marwan Purba (Lurah Kedai Durian), Ardianto (Kades Marindal I), Suwandi (perwakilan yayasan) serta sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan.

Dahlan menambahkan, permintaan oknum kades tersebut berawal ketika dirinya bermaksud mengundang JS sekalu Kades Suka Makmur untuk menghadiri rapat persiapan Cheng Beng 2017 yang dilaksanakan, Sabtu (18/3). “Kalau ada Rp50 juta saya mau menghadiri rapat persiapan Cheng Beng tersebut. Dana tersebut akan dibagi dua, Rp20 juta untuk desa dan sisanya untuk saya,” ujar Dahlan menirukan ucapan oknum Kades Suka Makmur. Dahlan yang juga mantan Lurah Titi Kuning tersebut menambahkan, bahwa oknum kades tersebut tidak akan hadir kalau yang mengundang pihak yayasan. Bahkan dia baru mau hadir kalau diundang ketua DPRD, wali kota, bupati, dan camat.

Atas sikap yang kurang bersahabat dari oknum Kades Suka Makmur tersebut, Said Siregar mengaku sangat menyayangkan masih ada oknum pejabat pemerintahan yang seharusnya ikut berpartisipasi menyukseskan ritual tahunan etnis Tionghoa seperti kades-kades sebelumnya, malah berulah dengan minta bayaran. “Tindakan oknum Kades Suka Makmur tersebut akan saya laporkan kepada
Camat Medan Johor dengan berkoordinasi ke Muspika di Medan Johor, seperti Koramil, Polsek Patumbak, Polsek Deli Tua, dan lainnya,” tegas Humas Yayasan Budi Luhur itu. Dalam rapat tersebut, Said Siregar menyebutkan bahwa pelaksanaan Cheng Beng 2017 untuk kawasan Kedai Durian akan dimulai pada 25 Maret hingga 5 April.

“Pada pelaksanaan Cheng Beng tahun ini, tiket masuk berupa sumbangan pengunjung yang menggunakan kendaraan roda empat mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu tiket masuk masih Rp50 ribu, tahun ini ditambah Rp10 ribu menjadi Rp60 ribu,” kata Said. Menurut Alun perubahan jumlah sumbangan untuk tiket masuk roda empat  tersebut, disebabkan keluhan Lurah Kedai Durian yang mengaku kalau pasca-Cheng Beng acap kali didatangi oleh organisasi kepemudaan yang meminta bagian dari pelaksanaan Cheng Beng tersebut. “Untuk itu, saya berharap pengunjung yang akan melakukan ritual Cheng di makam Tionghoa Kedai Durian memaklumi kondisi tersebut. Yayasan sudah berupaya semaksimal mungkin untuk meringankan bentuk sumbangan dan partispasi tersebut. Bantuan berupa sumbangan sebesar Rp60 ribu dari para pengunjung atau peziaran tersebut, diperuntukkan membiayai perawatan makam, biaya kebersihan, perbaikan jalan, honor sejumlah muspika dan OKP yang melaksanakan tugas sepanjang Cheng Beng berlangsung,” papar Alun.

Dalam rapat yang berlangsung alot tersebut, seluruh unsur muspika, Pengurus Yayasan Budi Luhur serta sejumlah organisasi kepemudaan Medan Johor sepakat dan berkomitmen untuk bahu-membahu menyukseskan Cheng Beng 2017. Sehingga, peziarah baik dari Sumatera Utara maupun dari Jawa dan luar negeri, bisa melaksanakan ritual dengan tenang dan aman. (RIL)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 22°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px