Log in

Kutip Dana Tanpa Izin Didenda Rp50 Juta


Medan-andalas Aksi kepedulian warga Medan yang turun ke jalan bila mengetahui ada bencana harus diperhatikan dengan baik. Sebab, sebentar lagi Kota Medan bakal memiliki Perda tentang Penanggulangan Bencana. Dimana, didalam perda ini mengatur bahwa setiap warga yang melakukan kutipan dana atas bencana yang terjadi, harus mengantongi izin dari intansi terkait. Bila tidak, warga tersebut akan dikenakan  denda Rp50 juta.

Hal itu menjadi kesepakatan anggota pansus Ranperda Kota Medan tentang Penanggulangan Bencana dalam rapat finalisasi yang dipimpin Ketua Pansus, Hendra DS dan dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Arjuna Sembiring dan Doli mewakili bagian hukum Kota Medan, di ruang Banngar DPRD Medan Selasa (14/11). "Ranperda ini dijadwalkan disahkan menjadi perda pada Senin (20/11) mendatang," sebut Hendra.

Diketahui, ranperda tersebut sebanyak XIV BAB dan 63 pasal. Pada pasal 62 dalam ketentuan pidana disebutkan setiap orang yang mengumpulkan uang atau barang alasan untuk bencana tanpa izin maka diancam pidana 6 bulan atau denda Rp50 juta.

Sedangkan pada BAB IV tentang hak dan kewajiban masyarakat. Pada pasal 7 ayat 3 disebutkan setiap orang berhak untuk memperoleh ganti kerugian karena terkena bencana akibat kegagalan kontruksi. Maka ganti rugi dibebankan kepada pemilik konstruksi atau pemerintah.

Sama halnya saat tanggap darurat pada pasal 42 yakni penyelenggaraan penanggulangan bencana pada tahap pasca bencana meliputi rehabilitasi dan rekonstruksi. Pada pasal 29 juga ditegaskan penyelenggara penanggulangan bencana dalam situasi potensi bencana meliputi kesiap-siagaan, peringatan dini dan mitigasi bencana.

Perda ini juga memuat dan merinci jenis bencana pada BAB VII pasal 17 terdiri bencana alam, bencana non alam dan bencana sosial. Bencana alam meliputi gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, badai, tanah longsor dan abrasi.

Sedangkan bencana non alam yakni gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, wabah penyakit, HIV/AIDS, Korban narkoba kecelakaan laut dan kebakaran. Sementara bencana sosial merupakan konflik sosial antar kelompok komunitas masyarakat.

Usai rapat, Ketua Pansus Ranperda Penanggulangan Bencana  Hendra DS berharap, perda dapat bermanfaat kepada semua pihak. Menurutnya, perda sudah mengakomodir dan berpihak kepada masyarakat.(THA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 22°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px