Log in

KPU Sumut & Bawaslu Harus Profesional dan Netral

Muhri Fauzi Hafiz Muhri Fauzi Hafiz

Wakil Ketua Komisi A DPRDSU Muhri Fauzi Hafi

Medan-andalas Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz mengingatkan seluruh komponen penyelenggara Pemilu dan Pilkada untuk tetap menjaga netralitas dan lebih profesional. “Bukan malah sebaliknya, penyelenggara Pemilu dan Pilkada terlibat politik praktis, tidak profesional dan merugikan banyak pihak,” ujarnya, Selasa (12/2) saat dihubungi melalui telepon selularnya. Menurut anggota fraksi Partai Demokrat itu, Pilkada bisa berjalan dengan baik dan menciptakan suasana yang kondusif jika penyelenggara Pilkada seperti KPU dan Bawaslu bisa bekerja sesuai mottonya yaitu melayani dan profesional.

“Dari masa kemasa catatan sejarah di Sumut, Pemilu maupun Pilkada harus dapat terjaga secara kondusif. Ini dikarenakan selama ini semua pihak dapat menjaga netralitas penyelenggara pilkada dan pemilu secara profesional,” ujar anggota dewan dari dapil Binjai-Langkat itu mencontohkan. Menyatakan pasangan JRS – Ance, sebut Fauzi, bahwa tidak memenuhi syarat atau TMS, pada proses penetapan calon Gubernur dan Wakilnya pada pelaksanaan Pilkada 2018 ini adalah sesuatu keputusan yang perlu dipertanggungjawabkan secara profesional oleh KPU Provinsi Sumatera Utara.

“Hal itu sangat terlihat tidak profesionalnya oknum komisioner KPU dan Bawaslu yang menyatakan bahwa hanya ada calon dua pasang yang akan mengikuti pilgubsu sebelum rapat komisioner menentukan penetapan calon,” kata ketua IKAMA itu. Karenanya, tambah Fauzi, bahwa Komisi A DPRD Sumut yang membidangi politik dan pemerintahan DPRD Sumut akan memanggil pihak-pihak penyelenggara Pemilu dan Pilkada untuk menjelaskannya di Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat. “Untuk itu, kita akan memanggil KPU provinsi Sumatera Utara untuk meminta klarifikasi statemen yang disampaikan beberapa waktu lalu sebelum rapat keputusan yang diambil KPU,” ujar Fauzi lagi.

Meskipun tahapan Pilkada tetap berjalan namun keputusan TMS yang diberikan KPU provinsi Sumatera Utara kepada pasangan JRS - Ance, adalah keputusan yang sudah berdampak pada dinamika politik di daerah. “Kita khawatir jika keputusan ini bukanlah satu keputusan yang profesional maka bisa menimbulkan preseden buruk bagi pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Provinsi Sumatera Utara,” ujar Fauzi.(UJ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 3.22 km/h

  • 24 Oct 2018 27°C 22°C
  • 25 Oct 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px