Log in

Korban Banjir di Madina Terima Bantuan Jokowi


Medan-andalas Warga korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, telah menerima bantuan yang diberikan Presiden Joko Widodo.

"Bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diterima warga di Kecamatan Ulu Pungkut, Kecamatan Aek Batang Gadis, dan Kecamatan Natal, Kabupaten Mandaling Natal," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution, saat dihubungi dari Medan, Minggu (21/10).

Bantuan Presiden Jokowi, menurut dia, sebanyak 1.700 paket dan diterima Pemkab Mandailing Natal, Kamis (18/10). "Bantuan Presiden Jokowi itu, disampaikan melalui Sekretariat Negara (Setneg) dan diterima dengan baik oleh Pemkab Mandailing Natal," ujar Yasir.

Ia menjelaskan, bantuan Presiden Jokowi tersebut, sudah dibagi-bagikan kepada warga yang terdampak banjir, yakni 200 paket di Kecamatan Ulu Pungkut, 400 paket di Kecamatan Aek Batang Gadis, dan 400 paket di Kecamatan Natal.

"Seluruh bantuan tersebut, telah diterima dengan baik oleh warga yang ditimpa musibah itu," ucap orang pertama di BPBD Mandailing Natal.

Pada peristiwa banjir yang terjadi Senin (15/10), sebanyak 10 desa terkena dampak banjir berada di wilayah Kecamatan Batang Gadis. Ke-10 desa itu, Desa Transmigrasi SP I, Transmigrasi SP II Singkuang, Desa Hutaimbaru, Desa Ranto Panjang Dusun Pagaran Joring, Desa Lubuk Kapundung, Desa Lubuk Kapundung II, Desa Manuncang, Desa Sale Baru Dusun Bronjong, Desa Singkuang II, dan Desa Tagilang Julu.

Paling parah terkena dampak banjir tersebut adalah Desa Transmigrasi SP I dan Transmigrasi SP II Singkuang, di mana satu unit rumah roboh. Di Desa Lubuk Kapundung, 50 hektare areal pertanian warga terendam banjir dan bangunan sarana air bersih juga rusak berat.

Kemudian, di Desa Hutaimbaru terdapat lima rumah rusak ringan, satu surau (mushala) hanyut dan fasilitas sarana belajar seperti meja kursi dan buku-buku siswa hanyut terbawa banjir. Di Desa Tagilang Julu juga mengakibatkan 49 rumah penduduk terendam air, lima rumah hanyut, 12 rumah rusak berat, 11 rusak ringan dan satu unit surau rusak berat.

Sementara itu, di Desa Manuncang mengakibatkan jembatan penghubung Manuncang-Tabuyung putus dan satu surau hanyut. Selain itu, di Desa Sale Baru Dusun Bronjong juga mengakibatkan satu unit rumah tertimbun longsor dan akses menuju desa tertutup tanah.

Dalam musibah banjir yang terjadi Jumat 12 Oktober 2018 di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, 12 pelajar SD Negeri 235 Muara Saladi menjadi korban meninggal.

Banjir bandang juga mengakibatkan 12 rumah warga hanyut dan rusak total, sembilan rumah lainnya rusak berat, serta tiga fasilitas umum berupa poliklinik desa, gedung SD Negeri 235, dan gedung PKK juga rusak total. (ANT)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 8.05 km/h

  • 20 Nov 2018 27°C 22°C
  • 21 Nov 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px