Log in

Kelenteng Cikong Tien Gelar Ulambana dan Salurkan Sembako

SERAHKAN - Paket SembakoJohan J Richesse selaku Tang Sin atau juru kunci Kelenteng Cikong Tien menyerahkan paket sembako kepada salah satu warga sekitar Medan sunggal . SERAHKAN - Paket SembakoJohan J Richesse selaku Tang Sin atau juru kunci Kelenteng Cikong Tien menyerahkan paket sembako kepada salah satu warga sekitar Medan sunggal .

Medan-andalas Umat Konghucu di Kota Medan memadati Kelenteng Cikong Tien, Jalan Jalan Ring Road Medan, Minggu lalu untuk melaksanakan perayaan Photo atau ulambana. Perayaan merupakan salah satu hari suci umat Konghucu itu diselenggarakan pada tanggal pertama hingga akhir bulan 7 penanggalan Imlek sebagai tanda bakti kepada orang yang telah meninggal baik orangtua, keluarga maupun leluhur.

Johan J Richesse selaku Tang Sin atau juru kunci Kelenteng Cikong Tien usai kegiatan menjelaskan, sembahyang ulambana sebagai tanda bakti kepada orangtua maupun leluhur serta arwah telah meninggal sesuai kepercayaan agama Konghucu.

"Caranya kita beri sesajian berupa makanan, lauk pauk, kue-kue, buah-buahan dan lainnya. Sesuai penanggalan Imlek perayaan ini selalu digelar bulan 7 atau chit gwee. Setiap kelenteng pasti ada melakukan ritual tersebut. Selama ini banyak orang bilang ritual ini sembahyang hantu, saya rasa persepsi tersebut tidak tepat dan salah penyebutannya,"ungkap Jordan.

Saat itu Jordan didampingi sejumlah petinggi kelenteng Cikong Tien diantaranya, Pembina Eddy Tju, Wakil Ketua Umum Himawan Winata, Locu Liongsu, Locu Arahat 18 Lohan, Lim Sang En dan sejumlah pengurus lainnya.

Sesuai kepercayaan kami bilang Jordan, bahwa leluhur yang telah meninggal itu akan pulang mengunjungi sanak keluarganya setiap bulan 7 penanggalan Imlek. Karenanya pihak keluarga menyajikan sesajian untuk para leluhur.

"Ini bisa dikatakan kita membayar zakat kepada leluhur sebagai tanda bakti,"ujarnya.

Ia menambahkan,  perayaan ulambana yang dilakukan melalui perbuatan kebaikan tidak hanya diberikan kepada mereka yang telah meninggal dunia, tapi juga kepada warga sekitar. Bentuknya berupa pembagian sembako.

"Caranya umat mengumpulkan dana ataupun kebutuhan pokok dan diserahkan ke kelenteng,"sebutnya.

Lalu oleh kelenteng diorganisir untuk membagikan sembako kepada warga tidak mampu.“Dalam tradisi ini Kelenteng Cikong Tien menyalurkan sebanyak 1150 paket sembako dengan perincian 350 paket untuk warga sekitar di Medan Sunggal, sisanya dibagi untuk warga kurang mampu di wilayah lain seperti Tanjung Morawa, Belawan dan lainnya ,"imbuh Jordan Hui.

Selain ritual sembahyang dan pembagian sembako lanjut Jordan Hui, pihaknya juga menggelar doa bersama untuk arwah para leluhur agar mencapai kesempurnaan di alam sana serta mendoakan pemimpin bangsa Indonesia agar dengan hati tulus menjalankan amanahnya.

"Semoga negara kita semakin maju, kondusif  dipimpin Presiden dan Wakil Presiden terpilih, bisa satu hati bersama wakil rakyat dalam memimpin bangsa ini  kedepannya," ujarnya.(Siong)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px