Log in

Kapolda Hadiri Dialog Kebangsaan Bersatu Untuk NKRI

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto memberi sambutan pada kegiatan FGD Dialog Kebangsaan, Selasa (22/10). Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto memberi sambutan pada kegiatan FGD Dialog Kebangsaan, Selasa (22/10).

Medan-andalas Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, menghadiri sekaligus membuka Focus Grup Discussion (FGD) Dialog Kebangsaan bertemakan Bersatu Untuk NKRI, di Balroom Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau, Selasa (22/10). Selain Kapolda, hadir Wakapolda Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Irwasda, PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/BS, Ketua FKUB Sumut Dr H Maratua Simanjuntak, narasumber Gus Ahmad Muwafiq, Perwakilan Kakanwil Kemenag Sumut, Ketua MUIKota Medan, serta para personil TNI-Polri, ASN, para rektor, dosen, kepsek, guru, serta tokoh agama, ulama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Agus Andrianto menyampaikan, agama jangan sampai menjadi alat untuk menggapai kekuasaan. "Yang muda juga akan menggantikan yang lebih tua. Intinya, kita harus bisa mencerna mana yang baik dan mana yang tidak baik. Dengan terselenggaranya FGD ini dapat memberi kita contoh positif agar dapat diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Agus menyebutkan, bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan bangsa. Karenanya, jangan sampai terpecah belah."Tantangan negara ini berat. Jadi, kita harus berani menyampaikan pendapat positif. Mari kita sama-sama menyuarakan ajaran yang benar-benar berpengaruh untuk negara ini," ucapnya.

Sementara, narasumber Gus Ahmad Muwafiq dalam ceramahnya mengatakan, dunia ini semakin sempit dengan terciptanya era baru, yaitu masyarakat millennial. Apapun yang mau dicari dapat dilakukan hanya melalui media HP, laptop, dan lainnya.

Dia juga menyebut, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, karena tercipta dari beberapa suku bangsa. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat."Namun, ada gerakan-gerakan bendera hitam terinspirasi dari negara Timur luar sana, yang gerakannya dijadikan alat untuk mencoba menyelesaikan problem Indonesia. Padahal, kalau mau negara dunia maju dan damai, pakailah ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila," tegasnya.

Gus Muwafiq menerangkan, satu-satunya Presiden yang pernah berpidato menggunakan Al-Quran adalah Bung Karno. Sebelum masuk ke Indonesia ini sebenarnya simbol persatuan dan kesatuan itu sudah disadari, bahkan sampai tingkat agama.(DA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px