Log in

Jelang Wukuf, Kloter 3 Survei Lokasi

Jemaah haji kloter 3 saat melakukan peninjauan persiapan wukuf di Arafah, Rabu (8/9). Jemaah haji kloter 3 saat melakukan peninjauan persiapan wukuf di Arafah, Rabu (8/9).

Medan-andalas Wukuf Arafah diperkirakan 21 Agustus, kurang dari 12 hari lagi. Seluruh jemaah haji akan menunaikan puncak haji, mereka akan berangkat ke Arafah 20 Agustus atau 8 Dzulhijjah 1439H mendatang. Karenanya, Ketua Kloter 3 Ikhwan Siddiqi, S. Ag, MA didampingi TPIHI , TKHI, TPHD dan 9 orang Ketua Rombongan jemaah haji serta pengurus maktab berangkat dari Mahbasjin, Rabu (8/8) melakukan survei lokasi Arafah untuk persiapan wukuf ini. Perjalanan dari Mahbasjin menuju Arafah dengan menaiki bus yang disiapkan maktab sekitar 30 menit.

"Kloter 3/MES dengan nomor maktab 28, nampak jelas tenda maktab sudah terpasang dan dibangun dengan permanen seperti bangunan tenda di Mina, benar-benar tenda baru, kokoh banget, sungguh sangat baik, tidak seperti tenda pada musim musim haji sebelumnya," kata TPIHI Khobir Batubara  melalui Kordinator Humas PPIH Imam Mukhair, Kamis (9/8) di asrama haji Medan. Dikatakannya, tendanya baru, dekat dengan deretan kamar mandi sehingga benar-benar sangat memudahkan para jemaah haji untuk bersuci, mandi dan mengambil wudhu nantinya.

Dijelaskan Imam, pada kesempatan tersebut petugas kloter beserta ketua rombongan Kloter 3/MES menggantungkan spanduk di tenda yang menunjukkan tenda atau lokasi tempat jemaah haji Mandailing Natal untuk wukuf. Mensimulasikan kegiatan selama jamaah berada di Arafah mulai dari penempatan jemaah, pelaksanaan shalat, pelaksanaan wukuf, khutbah Arafah, zikir dan doa, serta penempatan tim kesehatan haji kloter. Selesai meninjau Arafah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Musdalifah. Di area Musdalifah seluruh jemaah haji masuk kerangkeng dengan berpagar kawat besi keliling. Pintu masuk dan pintu keluar di dua sisi yang berbeda. Jarak kedua pintu itu sekitar 200 meter dan berada di dua sisi jalan yang berbeda pula.

Begitu juga saat melakukan survei di Mina, mendapatkan lokasi tenda Maktab 28, yang lokasi dan tempatnya sangat baik dan strategis jaraknya ke pelontaran Jamarat berjarak sekitar 2,5 km. "Alhamdulillah jarak yang cukup dekat untuk ditempuh dengan bejalan kaki oleh jemaah haji Kabupaten Mandailing Natal ke jamarat untuk melakukan pelontaran jumroh aqabah pada tanggal 10 Zulhijjah dan jumroh ula, wustha dan aqabah pada hari hari tasyrik 11, 12 Zulhijjah bagi jamaah haji yang mengambil nafar awal dan hingga tanggal 13 Zulhijjah bagi jamaah haji yang mengambil nafar tsani," kata Ketua Kloter H. Ikhwan.

Dia mengatakan, jarak yang 2,5 km ke jamarat ini diperkirakan akan ditempuh jemaah sekitar 1 sampai 1,5 jam perjalanan, sehingga tidak melelahkan jemaah yang lebih 65% berusia lanjut yang hendak melontar jumroh. TPIHI H. Ahmad Zainul Khobir, S. Ag, MM mengatakan, akan menghimbau jemaah haji yang tidak mempunyai kemampuan dan kesehatan untuk melakukan pelontaran jumrah, untuk tidak memaksakan diri, dan sebaiknya diwakilkan melontar jumroh itu kepada jamaah haji yang lain, ke karu dan karom, atau kepada petugas kloter. TPIHI ini juga menyampaikan kepada jemaah haji Kabupaten Mandailing Natal akan mengambil nafar awal, artinya jamaah haji Kloter 3/MES ini hanya melontar jumroh sampai tanggal 12 Zulhijjah dan harus meninggalkan Mina sebelum terbenam matahari pada tanggal 12 Zulhijjah tersebut.(YN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px