Log in

Jalur Pedestrian Berubah Fungsi Jadi Tempat Parkir

PEDESTRIAN JADI TEMPAT PARKIR ---Jalur pedestrian di Jalan Veteran yang seharusnya sebagai jalur khusus pejalan kaki, dijadikan sebagai tempat parkir oleh oknum-oknum tertentu. PEDESTRIAN JADI TEMPAT PARKIR ---Jalur pedestrian di Jalan Veteran yang seharusnya sebagai jalur khusus pejalan kaki, dijadikan sebagai tempat parkir oleh oknum-oknum tertentu.

Sudah Sering Ditertibkan, Harus Ditindak Tegas

Medan-andalas Banyak jalur pedestrian yang sejatinya dibangun untuk jalur khusus bagi para pejalan kaki, berubah fungsi menjadi lokasi parkir. Namun, pemandangan seperti itu seakan dibiarkan saja petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, tanpa ada penertiban. Seperti yang terlihat di Jalan Veteran, depan RS Murni Teguh. Pedestrian yang ada diseputaran rumah sakit tersebut, setiap hari dijadikan lokasi parkir oleh oknum-oknum tertentu. Alhasil, pejalan kaki yang melintas di kawasan itu harus berjalan di ruas jalan. Tak ayal, kondisi tersebut menyebabkan ruas jalan di sekitar lokasi kerap menimbulkan kemacetan. Belum lagi, oknum juru parkir yang hanya terfokus meminta uang parkir senilai Rp3 ribu untuk masing-masing sepeda motor, tanpa menyerahkan kertas parkir dan mengatur lalu lintas di kawasan itu.

Peristiwa serupa juga terlihat di kawasan Merdeka Walk, setiap malam, pedestrian yang berada di persisnya di depan Starbucks Coffee. Oknum satpam yang ada di Merdeka Walk meminta uang Rp20 ribu, bila masyarakat hendak memarkirkan mobilnya di pedestrian depan Starbucks Coffee. Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong , meminta petugas Dinas Perhubungan Kota Medan dapat mengawasi dan menindak oknum-oknum yang menjadikan jalur pedestrian sebagai lokasi parkir. Sebab, kondisi tersebut sangat merugikan para pejalan kaki.

“Berikan hak masyarakat, kalau memang jalur pejalan kaki, ya jadikan jalur pejalan kaki. Jangan jadikan tempat parkir. Dishub jangan hanya semata-mata fokus mau mengambil retribusinya saja. Padahal, PAD (Pendapatan Asli Daerah, red) dari sektor parki saja masih minim,” tegas Parlaungan. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat itu berkeyakinan, kondisi tersebut hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan tanpa menyumbang PAD bagi Kota Medan. Sehingga, Parlaungan berharap, Dishub Kota Medan dapat memberikan tindakan tegas. Apalagi, Walikota Medan telah menerbitkan Peraturan Walikota Medan No. 70/2017 tentang Tata Cara Pemindahan/Penderekan, Penguncian/Penggembokan, sebagai payung hukum Dishub bertindak di lapangan.

Disisi lain, Ketua Komisi D DPRD Medan itu mendorong Dishub Kota Medan dapat memberikan pelatihan secara kontiniu terhadap petugas juru parkir. Hal ini penting, agar juru parkir dapat memahami rambu-rambu maupun aturan yang berlaku. Sementara Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, mengaku akan menertibkan lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat parkir liar. Renward juga menjelaskan, bahwa kawasan Jalan Veteran sudah sering ditertibkan. “Terima kasih infonya, kita tertibkan lagi. (Jalan Veteran) Ini dah sering ditertibkan. Kita kirim ke WA grup kami di forum, agar lebih ditertibkan,” tulis Renward melalui pesan Whatsapp yang dikirim ke andalas. (THA)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 97%

Wind: 4.83 km/h

  • 11 Dec 2018 28°C 22°C
  • 12 Dec 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px