Log in

Irmadi Lubis Ajak Kelompok Tani Amalkan Pancasila

Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDIP H Irmadi Lubis (ketiga dari kiri) diabadikan bersama narasumber Seri Kamila Parinduri, Ketua Umum Pendawa Su-mut Ruslan SE, para kelompok tani, dan ke-luarga besar Pendawa. Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDIP H Irmadi Lubis (ketiga dari kiri) diabadikan bersama narasumber Seri Kamila Parinduri, Ketua Umum Pendawa Su-mut Ruslan SE, para kelompok tani, dan ke-luarga besar Pendawa.

Medan-andalas Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) H Irmadi Lubis mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk kelompok tani untuk mengamalkan Pancasila, yakni menjadikannya sebagai pandangan hidup dan perekat bangsa. Ajakan itu disampaikan Irmadi Lubis saat sosialisasi empat pilar kebangsaan, di depan kelompok tani dan ormas Paguyuban Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa), di gedung MCC  km 14, 5 Diski Medan, Senin (12/2). Hadir dalam acara itu, Ir Seri Kamila Parinduri, dosen Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan sebagai narasumber, Ketua Umum Pendawa Sumut Ruslan SE, para kelompok petani Kecamatan Sunggal dan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, dan keluarga besar Pendawa Deli Serdang dan Medan.

“Kita sudah bagikan buku dan bisa dibaca untuk menambah wawasan terkait empat pilar kebangsaan. Meskipun menjadi petani perlu juga menambah wawasan sehingga kita berikan sosialisasi ini. Termasuk UUD 45 yang telah diamandemen sebanyak 4 kali sehingga negara terus mengalami perubahan, seperti memilih DPR sudah langsung, termasuk memilih bupati/wali kota sampai presiden ditentukan langsung oleh rakyat,” kata Anggota DPR asal daerah pemilihan Sumut 1 (Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi) ini.

Menurut Irmadi Lubis, empat pilar kebangsaaan (Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika) wajib dipahami seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya bagi elit politik, tapi juga seluruh lapisan masyarakat khususnya generasi muda agar tidak terjerumus pengaruh negatif, seperti narkoba dan pergaulan bebas. “Nah itulah pentingnya sosialisasi empat pilar kebangsaan ini. Selain sosialisasi, kita juga ingin membantu dan mengurus kepentingan petani. Karena petani adalah pilar pembangunan bangsa,” tandas anggota Komisi VI yang membidangi Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, dan Standarisasi Nasional itu.

Sementara itu, narasumber Seri Kamila Parinduri mengatakan, UUD 1945 yang intinya setelah adanya amandemen adalah kedaulatan sepenuhnya ada di tangan rakyat yang pelaksanaannya berdasarkan Undang Undang. Hal ini terlihat dengan adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan presiden secara langsung. “Diharapkan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang mengedepankan bangsa dan negara,” harap  dosen Unpab ini. (HAM)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 20 Jul 2018 30°C 24°C
  • 21 Jul 2018 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px