Log in

Gubsu Rindu Perayaan Kemerdekaan di Lapangan Merdeka

Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Sekdaprovsu Raja Sabrina, Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Muhammad Yusuf dan anggota DPD RI Parlindungan Purba, memberi kata sambutan pada acara rapat panitia pelaksana peringatan HUT Kemerdekaan RI  di Ruang Rapat Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (11/7). Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Sekdaprovsu Raja Sabrina, Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Muhammad Yusuf dan anggota DPD RI Parlindungan Purba, memberi kata sambutan pada acara rapat panitia pelaksana peringatan HUT Kemerdekaan RI di Ruang Rapat Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (11/7).

Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi rindu dengan suasana perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) seperti dahulu di Lapangan Merdeka Medan. Perayaan diwarnai bebagai atraksi dan parade hingga kebebasan masyarakat untuk menikmati Kemerdekaan RI.

Hal itu disampaikan Gubsu ketika menghadiri rapat pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI, Kamis (11/7), di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

“Saya rindu suasana perayaan Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Medan seperti zaman saya kecil, dengan berbagai atraksi, seperti aksi menghidupkan meriam 17 kali, dimana masyarakat Sumut datang dan menikmati hari bersejarah bangsa ini,” ungkapnya.

Namun sayangnya, kata Edy, suasana kemeriahan perayaan Kemerdekaan seperti dahulu tidak ditemui lagi kini. Bahkan, makna kemerdekaan semakin berkurang dan hanya berupa kegiatan seremonial saja.

“Saya mau, dalam perayaan ini, kita harus mampu menggambarkan kemerdekaan diraih para pejuang di Sumut, seperti drama kolosal dilakukan pada perayaan Hari Bayangkara belum lama ini. Maka saya minta kita punya ide terbaik menunjukkan atau mengapresiasikan kemerdekaan yang dirasakan semua masyarakat Sumut,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan, dalam waktu dekat akan meminta Lapangan Merdeka dikembalikan seperti dahulu, tanpa ada pertokoan. Karena Lapangan Merdeka sangat identik dengan Hari Kemerdekaan, tempat pertama kali pembacaan teks Poklamasi, bukan tempat bisnis dan semacamnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut sebagai Ketua Panitia Perayaan Kemerdekaan RI mengatakan, akan berupaya membuat perayaan tahun ini berbeda dengan  tahun-tahun sebelumnya. “Kita akan berupaya mengekpresikan kemeriahan perayaan Kemerdekaan RI kali ini berbeda dengan tahun lalu, agar semua elemen masyarakat dapat merasakan hikmah dari suatu kemerdekaan,” ujarnya

Untuk menyukseskannya, menurut Sabrina, panitia akan melibatkan dan bekerjasama dengan berbagai pihak, di antaranya OPD Pemprov Sumut, Dandim 0201/BS, Kapoltabes Medan, Kadin Sumut, Ketua Kwarda Pramuka Sumut, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Rencana perayaan Kemerdekaan RI tahun ini akan diisi dengan sejumlah kegiatan, diantaranya lomba membaca puisi perjuangan bagi pelajar, kunjungan sosial, ramah tamah dan silaturrahmi dengan pejuang/janda perintis Kemerdekaan RI,dialog interaktif, pameran sejarah perjuangan bangsa, pawai pembangunan (pawai jalan kaki dan pawai kenderaan hias), penampilan marching band dan tari-tarian tradisional multi etnis Sumut serta penampilan barongsai dari Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut.

Turut hadir dalam rapat tersebut, perwakilan unsur Forkopimda Sumut, OPD Pemprov Sumut, dan berbagai pihak terkait lainnya.(WAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px