Log in

GMNI UNPRI Kritisi Dinsos Lewat Baksos ke Tuna Wisma

BERSAMA TUNA WISMA - GMNI Komisariat UNPRI saat merayakan Dies Natalis ke-66 GMNI bersama para tuna wisma di Medan. BERSAMA TUNA WISMA - GMNI Komisariat UNPRI saat merayakan Dies Natalis ke-66 GMNI bersama para tuna wisma di Medan.

Medan-andalas Dalam merayakan Dies Natalis GMNI ke-66, GMNI Komisariat Universitas Prima Indonesia (UNPRI) turut memeriahkannya melalui kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan membagikan nasi bungkus dan juga memberi hand sanitizer kepada para tuna wisma (gelandangan dan warga telantar) di seputaran Jalan Nibung Raya, Jalan Iskandar Muda dan Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (23/3) malam.

Tujuan utama baksos sekaligus mengkritisi peran dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan yang dinilai cuek terhadap keberadaan tuna wisma yang kian meramaikan ‘emperan toko’ dan jalanan di seputaran Kota Medan.

“Selain merayakan Dies Natalis GMNI, tujuan utama kami melakukan baksos guna mengkritisi Dinsos Medan yang  ‘cuek’ atau ‘acuh tak acuh’ kepada kaum tuna wisma yang berkeliaran di seputaran Kota Medan,” sebut Ketua GMNI Komisariat UNRPI, Roiman Simalango

Roiman pun memaparkan tahun 2019 lalu, Dinsos Medan telah menganggarkan Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya sebesar Rp995 juta. Lalu ada lagi Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial nilainya sebesar Rp397 juta. Dan juga ada Program pembinaan anak telantar sebesar Rp119 juta.

“Artinya, ada anggaran sebesar Rp1.5 Miliar disiapkan Pemko Medan mengatasi permasalahan tuna wisma di tahun 2019 lalu. Namun pada kenyataannya, hingga kini tuna wisama masih saja berkeliaran di jalanan,” terangnya.

Dikatakannya, anggaran mengatasi permasalahan tuna wisma tahun 2020 ini pun angkanya tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Namun, hingga akhir Maret 2020 para tuna wisma  masih saja berkeliaran di jalanan.

Terlebih dengan adanya wabah virus corona (Covid-19) yang kini meresahkan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Medan. Di mana Wali Kota Medan telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak terlalu banyak melakukan aktivitas di luar rumah.

“Imbauan ini jelas berbanding terbalik dengan keberadaan para tuna wisma. Seakan Dinsos tidak peka pada keberadaan mereka dan tidak mengindahkan imbauan dari Wali Kota Medan. Seharusnya dengan adanya imbauan ini, Dinsos Medan bisa merumahkan para tuna wisma karena memang ada anggaran disiapkan untuk itu,” tegas Roiman.

Pantauan di lokasi, sebelum membagikan nasi bungkus kepada masing-masing tuna wisma, anggota GMNI Komisariat UNPRI terlebih dahulu memberi hand sanitizer kepada mereka. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan terhadap Covid-19 yang merebak. Sedikitnya ada puluhan nasi bungkus dibagi GMNI Komisariat UNRPI malam itu.(GUS/REL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px