Log in

FH UMA dan AAI Gelar Pendidikan Profesi Advokat

DIABADIKAN - Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, Wakil Ketua DPC AAI Medan Sri Yuni Hartati SH, CH, Dekan FH UMA Dr Rizkan Zulyadi SH MH, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ridho Mubarak SH MH, Ketua Panitia PPA Zaini Munawir Lubis SH MHum dan Kabid Kepidanaan Wessy Trisna SH MH diabadikan bersam peserta PPA. DIABADIKAN - Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, Wakil Ketua DPC AAI Medan Sri Yuni Hartati SH, CH, Dekan FH UMA Dr Rizkan Zulyadi SH MH, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ridho Mubarak SH MH, Ketua Panitia PPA Zaini Munawir Lubis SH MHum dan Kabid Kepidanaan Wessy Trisna SH MH diabadikan bersam peserta PPA.

Medan-andalas Fakultas Hukum Universitas Medan Area (FH UMA) bekerjasamadengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Medan menggelar Pendidikan Profesi Advokat (PPA) tahap II. Kegiatan dipusatkan di Gedung Serbaguna Kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate berlangsung dari 14 Agustus hingga 15 September 2019.

Kegiatan PPA dibuka secara resmi Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, dihadiri Ketua DPC AAI Medan diwakili Wakil Ketua Sri YuniHartati SH, CH, Dekan FH UMA Dr Rizkan Zulyadi SH MH, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ridho Mubarak SH MH, Kabid Keperdataan FH UMA yang juga Ketua Panitia PPA Zaini Munawir Lubis SH MHum, dan Kabid Kepidanaan Wessy Trisna SH MH serta peserta PPA.

Dadan Ramdan dalam sambutannya mengatakan,UMA sangat menaruh perhatian terhadap pengembangan ilmu terkait dengan profesi. Karenanya, UMA berayukur adanya kerja sama dengan AAI dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Advokat.

Wakil Ketua DPC AAI Medan Sri Yuni Hartati mengatakan, PPA digelar ini berbeda dengan yang dilaksanakan asosiasi advokat lain. Pasalnya, AAI merupakan organisasi advokat pertama kali menginisiasi pengkajian Pendidikan Profesi Advokat dikaitkan dengan UU No. 12 Tahun 2012tentang Pendidikan Tinggi, Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan peraturan pelaksana lainnya.

“Karenanya, AAI punya tanggung jawab moral agar pelaksanaan Pendidikan Profesi Advokat sesuai dengan KKNI. Kita tak mau asal-asalan dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Advokat. Peserta diharapkan akan menjadi advokat profesional setelah terjun ke lapangan,” kata Sri Yuni.

Sebelumnya, Dekan FH UMA Dr Rizkan Zulyadi SH MH  mengingatkan, advokat memiliki tiga fungsi utama. Pertama, memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Kedua, turut mewujudkan prinsip-prinsip negara hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Dan ketiga, membantu tegaknya keadilan berdasarkan hukum untuk kepentingan masyarakat pencari keadilan, termasuk usaha memberdayakan masyarakat dala mmenyadari hak-hak fundamental mereka di depan hukum.

Sementara itu,Ridho Mubarak SH MH membawakan materi tentang tatacara advokat baru menanggapi klien dengan cara baik. “Janganlah adik-adik menjadi advokat yang tidak becus, yakni meninggalkan klien jika sudah mendapatkan uang, sedangkan  perkara ditangani tidak diselesaikan,” katanya di depan puluhan peserta. (HAM)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px