Log in

Dokter RS Pirngadi Akan Dievaluasi


Tenaga Kontrak Khawatir Diberhentikan

Medan-andalas Sejak RSUD Dr Pirngadi melakukan evaluasi hingga sampai saat ini, membuat tenaga kontrak khawatir diberhentikan. Dari hasil evaluasi yang dilakukan sudah lebih 8 orang tenaga kontrak yang diberhentikan. Sedangkan mengenai dokter, evaluasi  juga akan dilakukan serupa dengan lainnya. Bila hasil  evaluasi tersebut mengharuskan maka jumlah dokter di  rumah sakit berplat merah ini juga akan dikurangi. "Dokter juga bakal di evaluasi. Tapi untuk saat ini memang belum di uji. Nanti selanjutnya, selesai dulu (evaluasi tenaga kontrak) untuk saat ini," kata Kabag Umum RSUD Dr Pirngadi, Indah Kema Hasibuan yang dikonfirmasi wartawan Senin (13/3).

Indah mengatakan, evaluasi yang dilaksanakan terutama terhadap tenaga kontrak yang bertugas sebagai tenaga administrasi, satpam, perawat dan bidan. Indah mengakui, keputusan tersebut memang berat. Namun, hal ini harus dilakukan karena kebutuhan dan kondisi keuangan yang ada di RSUD dr Pirngadi Medan. "Keputusan yang sangat berat memang. Tapi ini untuk kebutuhan dan kemampuan keuangan yang ada di rumah sakit," ungkapnya. Ia menyebutkan, ada 609 orang tenaga kontrak yang ada. Evaluasi yang dilakukan seperti tes narkoba, psikologi, absensi, ranking dan perilaku. "Mengenai jumlah yang akan diberhentikan kita memang belum tahu. Bisa saja banyak yang akan diberhentikan, tapi nanti akan kita lihat bagaimana," jelasnya.

Hal tersebut, sambung Indah, akan disesuaikan dengan kebutuhan dan juga keuangan user (RSUD dr Pirngadi). Bila memang mengharuskan pemberhentian dalam jumlah yang banyak, maka hal itu memang harus dilakukan. Selain itu, Indah juga mengatakan, evaluasi yang dilakukan tersebut juga untuk menyesuaikan bidang pekerjaan tenaga kontrak sesuai dengan pendidikan serta kompetensinya. Akan tetapi bila ternyata penempatan telah melebihi kuota dari masing-masing bidang, pemberhetian memang tidak bisa dihindarkan. "Jadi kita mau di rumah sakit ini lebih bermakna. Sehingga sesuai dengan pendidikan dan kompetensinya," terangnya.

Salah seorang tenaga kontrak yang enggan menyebutkan identitasnya mengakui jika saat ini telah ada beberapa orang kawannya yang diberhentikan manajen RS milik Pemko Medan itu dari pekerjaannya. "Kita was-was juga. Soalnya kita nggak tahu ada berapa orang yang bakal diberhentikan. Tapi informasinya sudah banyak yang berhenti sekarang. Mudah-mudahan saya tidak termasuk yang bakal diberhentikan," katanya, Senin (13/3). Sejumlah tenaga kontrak lainnya enggan memberikan komentar. Mereka takut apabila namanya mencuat justru dapat membahayakan pekerjaannya terkait evaluasi ini. "Nggak usahlah bang (jurnalis). Tanya sama yang lain aja. Nanti tau manajemen, bisa kena pula aku," ujar tenaga kontrak pria tersebut. (yn)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Jun 2018 28°C 22°C
  • 26 Jun 2018 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px