Log in

Divonis ODHA, Cak Gareng Jalan Kaki Keliling Indonesia


Medan-andalas Divonis sebagai orang dengan HIV/AIDS (ODHA), tak lantas membuat Wijianto kehilangan gairah hidup. Justru sebaliknya, ia termotivasi untuk melakukan hal-hal yang diharapkan bermanfaat bagi banyak orang. Ia melakukan perjalanan keliling Indonesia dengan berjalan kaki untuk menyosialisasikan penyakit HIV/AIDS kepada masyarakat.

Pria asal Nganjuk, Jawa Timur yang akrab disapa Cak Gareng itu, telah tiba di Kota Medan. Cak Gareng mengaku memilih Sumatera Utara (Sumut) sebagai salah satu daerah tujuan perjalanannya karena mengetahui bahwa jumlah kasus HIV/AIDS di Sumut cukup tinggi. “Sebelum memulai perjalanan, saya memetakan daerah mana saja yang jumlah ODHA-nya banyak. Dan Sumut ini kan merupakan provinsi yang jumlah kasus HIV/AIDS-nya terbesar di Pulau Sumatera, makanya saya singgah ke sini,” ujar Wijianto kepada wartawan di Kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut di Medan, Senin (27/2).

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2016, Sumut berada di posisi tujuh se-Indonesia untuk jumlah kasus HIV/AIDS dengan jumlah 11.228 kasus dengan rincian HIV 15.828 kasus dan AIDS 3.879 kasus. Sumut merupakan daerah ke-22 yang dikunjungi Wijianto dalam perjalanannya yang dimulai sejak awal November 2015 dengan membawa misi "Langkah Kaki Jelajah Negeri." Ayah satu anak ini mengungkapkan, ekspedisi yang dilakukannya bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para ODHA di Indonesia agar bisa survive meskipun telah divonis HIV/AIDS. Cak Gareng juga ingin menyosialisasikan kepada masyarakat tentang virus mematikan yang ditakuti banyak orang tersebut.

“Saya ingin sosialisasi langsung ke masyarakat, apa itu HIV/AIDS, agar tidak ada lagi stigma kepada ODHA, diskriminasi, dan menghilangkan imej bahwa ODHA itu tidak berdaya setelah terkena. Itu salah. Saya buktinya masih sehat dan bisa keliling Indonesia jalan kaki,” tegas pria bertubuh kurus ini. Sementara Kepala Sekretariat KPA Sumut Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya berharap Wijianto dapat diterima Gubernur Sumut T Erry Nuradi.

“Kehadiran Cak Gareng (sapaan akrab Wijianto-red) ke Sumut ini sangat strategis dan memberikan hal positif bagi penanggulangan HIV/AIDS di Sumut. Ini sebagai trigger pada pimpinan daerah, bahwa HIV/AIDS harus terus diperhatikan. Karena itu kita berharap dapat bertemu Gubernur. KPA akan berkoordinasi untuk mendapatkan izin bertemu Gubernur,” ujar Ramadhan. Ia juga berharap ada seremonial dari kepala daerah di Sumut, apakah Gubernur atau Wali Kota Medan untuk melepas Wijianto melanjutkan perjalanannya ke Provinsi Aceh. (YN)

Berita lain dari kategori ini : Pengurus IKA Dwiwarna Dilantik »

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 22 Sep 2018 27°C 22°C
  • 23 Sep 2018 30°C 21°C

Banner 468 x 60 px