Log in

Dirut RS Pirngadi Harus Cari Solusi


Pegawai Tak Gajian Dipersilakan Mengadu ke Ombudsman

Medan-andalas Anggota Komisi B DPRD Medan, Herri Zulkarnain Hutajulu meminta Direktur Utama (Dirut) RSUD dr Pirngadi Medan dapat mencari solusi untuk memberikan gaji kepada pegawai honor di rumah sakit tersebut. Sebab, para pegawai honor itu belum memperoleh haknya sejak Mei 2018 lalu.  Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) bahkan mempersilakan kepada pengawai honor di RS pemerintah tersebut mengadukan ke Ombudsman. "Kita sangat menyesalkan kejadian itu. Bagaimana mungkin mereka dapat fokus bekerja bila gajinya diberikan sejak 3 bulan lalu. Mau makan apa anak istrinya, Dirut RSUD dr Pirngadi harus bisa mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," terang Herri kepada wartawan, Jumat (10/8) kemarin, menanggapi pemberitaan sejumlah media massa terkait belum digajinya pegawai honor di rumah sakit milik Pemko Medan itu. 

Dikatakannya, belum terbayarnya gaji pegawai honor tersebut akan berdampak besar terhadap pelayanan di rumah sakit tersebut. Dia khawatir, para pegawai honor bisa saja menjadi tidak loyal terhadap pimpinannya, tidak sungguh-sungguh dalam bekerja merawat pasien, bahkan barang-barang rumah sakit bisa saja berhilangan karena kurang tertundanya gaji mereka. "Pemko Medan kan sudah menganggarkan semuanya di APBD. Sehingga, tidak ada alasan untuj gaji pegawai honor tersebut tidak dibayar. Tuntutan mereka sangat normatif, bukan minta kenaikan gaji. Tetapi, kenapa pimpinannya tidak peka. Ini bisa mengakibatkan kualitas pelayanan menurun," tegasnya. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan itu meminta Walikota Medan, Dzulmi Eldin dapat mengevaluasi jabatan Dirut RSUD dr Pirngadi Medan bila tidak mampu menuntaskan permasalahan gaji pegawai honor di rumah sakit tersebut.

Persilakan Mengadu ke Ombudsman

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menilai, dengan tidak digajinya ratusan tenaga honor medis di sana bakal berpengaruh pada pelayanan medis kepada pasien. "Saya sudah baca kabar itu. Apa benar, 600-an orang pegawai medis honorer tak digaji tiga bulan. Kalau saya melihatnya, kondisi tersebut bakal berpengaruh ke pelayanan. Bagaimana mereka mau memberikan pelayanan baik kalau haknya tidak diberikan," kata Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/8).

Menurutnya, pelayanan publik akan baik, ketika pemberi layanan juga diberi penghargaan atau hak yang baik pula. Pelayanan berbanding lurus dengan kesejahteraan aparaturnya.  Terkait dalih rumahsakit soal  pembayaran gaji honorer menunggu klaim dari BPJS Kesehatan, pada dasarnya Abyadi menilai hal itu sah-sah saja. Terkait alasan pihak rumah sakit yang menyatakan keterlambatan pembayaran lantaran kesalahan administrasi, dia menilai manajemen rumah sakit tak profesional.

"Kami sendiri kadang juga mengalami permasalahan serupa. Terkadang ada program yang tertunda karena masalah kelengkapan administrasi, tapi bisa diselesaikan sesegera mungkin, langsung dikoordinasikan ke Ombudsman pusat. Makanya saya heran kenapa di Pirngadi alasan itu bisa terjadi begitu lama, sampai tiga bulan, apa yang salah? Harus segera dicari solusinya entah dengan mengganti pegawai yang bertanggungjawab soal itu," bebernya. Bahkan, menurutnya, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan berlarut, hal itu malah menjadi 'blunder' manajemen rumah sakit. Alasannya, menjadi bukti kepemimpinan di rumahsakit milik Pemko Medan itu tidak mampu mengelola administrasi keuangannya dengan baik.

Kepada 600 honorer yang belum menerima gaji dipersilakan untuk mengadukan hal itu kepada Ombudsman. Pihaknya akan membantu mencari tahu dan menyelesaikan masalah yang tengah mereka hadapi. "Kita persilakan mereka mengadu, apalagi ini kan masalah pelayanan publik. Nanti akan kita cari tahu, kita gali apa masalah sebenarnya yang terjadi sehingga terang benderang kendala apa yang sebenarnya terjadi di rumahsakit itu," tegas Abyadi.  (tha/YN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 17 Aug 2018 30°C 23°C
  • 18 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px