Log in

Dinas DP2K Kesulitan Dapat Pasokan Air


Dari 118 Hydrant, Hanya 13 Berfungsi

Medan-andalas Dinas Pemadam dan Pencegahan Kebakaran (DP2K) Medan kesulitan mendapat pasokan air. Hal itu lantaran banyak hydrant (penyediaan akses pasokan air, red) tidak berfungsi di Kota Medan. Alhasil, mengakibatkan tidak maksimalnya pelayanan pemadam kebakaran.

"Dari 118 Hydrant yang ada di Medan sekitarnya, hanya 13 Hydrant berfungsi. Saat ini, kami sedang melakukan upaya pembenahan," ungkap Kepala DP2K Medan Albon Sidauruk saat rapat pembahasan RAPBD Pemko Medan TA 2020 di DPRD Medan, Minggu (25/8).

Dihadapan Ketua Komisi IV DPRD Medan, Abdul Rani didampingi Sekretaris Ilhamsyah dan anggota komisi lainnya, Albon menyebutkan, yang berwenang untuk memperbaiki hydrant hanya Gubsu dan PDAM Tirtanadi. "Kami sedang melakukan pendataan hydrant dimana saja tidak berfungsi," imbuhnya.

Disisi lain, pihaknya juga menemui banyak hydrant yang minim pasokan air atau debit airnya sangat kecil. Air yang diambil dari hydrant dibayar ke PDAM Tirtanadi sesuai volume. Anggota Komisi IV DPRD Medan, Parlaungan Simangunaong mendorong agar Dinas P2K melakukan upaya maksimal memberi yang terbaik. Untuk persoalan hydrant yang tidak berfungsi, Dinas P2K Medan harus berkordinasi dengan Gubsu dan PDAM Tirtanadi.

"Itu harus dikejar upaya perbaikan. Kita sangat menyayangkan kondisi hydrant yang rusak," tandasnya. Sedangkan untuk rencana pembangunan 2 UPT di Tahun 2020, anggota dewan lainnya, Daniel Pinem mendorong agar segera terealisasi untuk memaksimalkan pelayanan. (THA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px