Log in

Calhaj Diimbau Jaga Kesehatan


Medan-andalas Menjelang pemberangkatan menunaikan ibadah haji. Jemaah calon haji (calhaj) diimbau untuk menjaga dan meningkatkan kondisi fisik/stamina serta kebugaran jasmani. Karena, kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sumut dr. NG. Hikmet, ibadah haji merupakan ibadah yang banyak melakukan aktivitas fisik, sehingga memerlukan daya tahan tubuh yang kuat. Hikmet juga menyarankan, agar calon jemaah haji rajin berolahraga jelang keberangkatan seperti jalan-jalan santai pada pagi hari. "Selain banyak melakukan aktivitas fisik, di sana kita berkumpul dan berdesakan dari jamaah negara lain, sehingga penularan penyakit bisa terjadi jika daya tahan tubuh lemah," ujarnya.

Selain berolahraga, lanjutnya, jemaah calhaj juga diminta untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang. "Segala makanan yang  mengandung karbohidrat, protein dan lainnya disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan disesuaikan dengan usia. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan serta minum air yang cukup walaupun tidak haus saat di sana," saran Hikmet didampingi Kasi Surveilan dan Imunisasi Suhadi, SKM, MKes Kamis (12/7). Terpisah, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Medan dr. Rudi Rahmadsyah Sambas mengatakan, Kalau ada waktu istirahat pergunakan sebaik mungkin. "Karena umur jamaah yang berangkat kebanyakan diatas 40 - 50 ke atas ini rentan dengan berbagai penyakit yang mengganggu imun tubuh maka terjadilah droop atau menurun nya kesehatan diakibatkan kurang seimbangnya istirahat dengan kegiatannya," katanya yang pernah menjadi Tim Kesehatan Haji pada 2015 lalu. 

Selain itu, lanjutnya, semangat yang prima juga jadi obat yang paling baik. "Tapi ingat tetap di barengi pola hidup sehat. Makan tepat waktu. Minum air putih banyak. Suplai vitamin kalau ada atau bawa obat pribadi. Dan terutama makan buah buahan di sana agar menjaga kesehatan pencernaan dan stamina tubuh terutama mengurangi lemas dan batuk yang sering melanda jamaah," sarannya. Dia kembali mengimbau agar jemaah yang memiliki resiko tinggi (Risti) untuk tidak memaksakan diri mengikuti Arbain. Menurutnya, ibadah Arbain termasuk kegiatan fisik. Bagi jamaah Lansia dengan risiko jantung koroner, aktifitas fisik yang tinggi memicu serangan jantung. (YN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

25°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Jul 2018 30°C 23°C
  • 22 Jul 2018 31°C 22°C

Banner 468 x 60 px