Log in

BPK Sarankan Pemko Medan Blacklist PT Budi Mangun KSO


Terkait Pembangunan Pasar Kampung Lalang

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara menyarankan kepada Pemko Medan agar mem-blacklist PT Budi Mangun KSO dari daftar rekanan.

Sebab selaku kontraktor yang mengerjakan pembangunan Pasar Kampung Lalang sejak 2016, perusahaan tersebut tidak pernah melakukan perbaikan.  Saran itu disampaikan langsung oleh Ketua BPK RI Perwakilan Sumatera Utara Ambar Wahyuni saat menerima kunjungan Komisi C DPRD Medan di Gedung BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, di Medan, Senin (18/2).

"Persoalan Kampung Lalang paling rumit sejak kontrak berjalan pada tahun 2016 lalu. Kita sudah sarankan untuk diperbaiki, tapi tidak dilakukan. Lebih baik, blacklist saja," kata Ambar kepada Boydo HK Panjaitan, Dame Duma Sari Hutagalung, Mulia Asri Rambe, dan Jangga Siregar dari Komisi C DPRD Medan.

Menurutnya, persoalan pada Pasar Kampung Lalang telah ditemukan sejak awal pembangunan. Sampai hari ini banyak permasalahan pada proyek senilai Rp26 miliar tersebut.

"Kontraktor tidak pernah menyerahkan data laporan harian, mingguan, bulanan serta backup data pengerjaan. Bagaimana kita yakini proyek ini benar jika kontraktor tidak membuat laporan," cetusnya.

Ambar juga mengaku, temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK telah bersifat final dan mengikat. "Temuan BPK dalam LHP itu terjadi pada adendum 3 dan 4 tidak memiliki alasan. Jadi untuk denda sebesar Rp3,1 miliar sudah final," tegasnya.

Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo Panjaitan sebelumnya meminta Pasar Kampung Lalang yang secara fisik pembangunannya sudah selesai, dapat dimanfaatkan dan dilakukan serah terima atau PHO (Provisional Hand Over).

"Kita sudah berjanji kepada pedagang agar pasar itu bisa digunakan akhir Februari ini. Persoalan ini hampir tiga tahun tidak tuntas, sehingga kita selalu ditagih pedagang. Ini menyangkut perut dan kehidupan pedagang, sehingga kami terus berjuang," ucap Boydo.

Di sisi lain, Boydo juga merasa dilecehkan kontraktor (PT Budi Mangun KSO) karena selalu hanya mengutus perwakilan ketika diundang untuk rapat dengan Komisi C membahas persolan Pasar Kampung Lalang sehingga pihaknya sulit mengetahui persoalan yang sebenarnya.

"Berulang kali persoalan ini kami terima termasuk dari pihak kontraktor yang mengadu untuk penurunan denda, tetapi pimpinan perusahaan tidak pernah hadir. Selalu saja perwakilan yang hadir. Kami merasa sangat diremehkan dan dilecehkan," sesalnya.

Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Benny Iskandar mengaku, ada sejumlah kendala dalam proses penilaian fisik Pasar Kampung Lalang. Sehingga tim penilai tidak bisa memberikan penilaian terhadap sejumlah aset di Pasar Kampung Lalang.

"Ada masalah dalam proses PHO, kami sulit menilai jumlah item di sana. Kami sudah datangkan tim tenaga ahli, tapi sulit juga karena tidak ada datanya," ucap Benny. (THA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px