Log in

Vieira, Allegri dan Arteta, Kandidat Pelatih Arsenal


Bursa calon pelatih Arsenal kembali dibuka. Dan nama salah satu legendanya, Patrick Vieira, belakangan disebut sebagai kandidat terkuatnya.

Seperti yang diketahui, kursi kepelatihan the Gunners baru-baru ini lowong begitu pengumuman pemecatan Unai Emery dirilis. Pelatih asal Spanyol itu dianggap sebagai biang utama atas serangkaian hasil buruk yang diterima Arsenal.

Tujuh pertandingan gagal dimenangkan oleh Arsenal selama diasuh Emery. Puncak kesabaran manajemen terlihat saat the Gunners tumbang atas Eintracht Frankfurt di Liga Europa hari Jumat (29/11) kemarin.

Untuk sementara, kursi kepelatihan Arsenal diisi oleh sang legenda, Freddie Ljungberg. Pria berkebangsaan Swedia itu akan melakoni laga perdananya pada hari Minggu (1/12) malam melawan Norwich City.

Selama Ljungberg menjabat, manajemen akan mencari sosok yang tepat untuk memimpin Arsenal. Beberapa nama besar telah disebutkan, dimulai dari Massimiliano Allegri dan juga Mikel Arteta.

Selain dua nama yang telah disebutkan, Arsenal juga disebut sedang tertarik merekrut Patrick Vieira. Pria asal Prancis itu merupakan salah satu legenda klub dan sekarang sedang menukangi tim Ligue 1, Nice.

Jelas saja, ia ditanya soal kemungkinan melatih Arsenal usai membantu Nice mengalahkan Angers di ajang Ligue 1 dengan skor 3-1. Namun sejauh ini, ia hanya memberikan jawaban yang skeptis.

"Ada banyak hal yang tak bisa saya kontrol, orang-orang yang berbicara banyak, di mana itu bisa benar atau tidak. Saya tak mengatakan apapun soal itu," ujar Vieira.

Vieira menunjukkan keraguannya kepada awak media yang menghadiri konferensi persnya. Ia berkata bahwa menjadi pelatih Arsenal merupakan pekerjaan yang sangat rumit.

"Itu adalah pekerjaan yang sangat rumit, saya menyadarinya. Saya mendukung Emery, rasanya selalu sedih melihat pelatih kehilangan pekerjaannya," lanjutnya.

"Hari ini dia, besok mungkin saya, namun begitu memilih untuk memulai pekerjaan ini, anda harus menduga bakalan dipecat pada satu titik tertentu," tutupnya.

Vieira masih bisa disebut baru dalam dunia kepelatihan. Ia baru melakoni pekerjaan tersebut pada tahun 2016, dengan New York City sebagai klub pertamanya.

Vieira juga baru menjabat sebagai pelatih Nice pada tahun 2018 lalu.

Sementara itu, Freddie Ljungberg bangga bukan main menjadi caretaker Arsenal. Manajer Swedia itu sudah bilang itu kepada penggawa The Gunners.

Ljungberg bertugas menjadi juru taktik saat Arsenal melawat ke kandang Norwich City di lanjutan Liga Inggris.  

"Ini merupakan kehormatan yang luar biasa, seperti itu yang saya rasakan. Saya mempunyai energi itu dalam diri saua dan itu spesial," kata Ljungberg.

"Jelas ada kesedihan dengan apa yang terjadi di klub, tapi ada juga kegembiraan dengan apa yang terjadi dan kesempatan untuk bermain. Merupakan kebanggaan besar dan itu apa yang saya ucapkan kepada para pemain --kalian semua harus melakukan pekerjaan ini, saya bisa membantu dan mendukung, tapi buat saya ini luar biasa. Kehormatan yang luar biasa," dia menambahkan.

Sedangkan Unai Emery menyampaikan terima kasih kepada para pendukung Arsenal karena membantu dia dalam "memahami dan merasakan kebesaran Arsenal" dan mengungkapkan bahwa para pemain "selalu menghormati kostumnya".

Klub itu memecat Emery setelah melewati hasil terburuk sejak 1992 ketika mereka tak pernah menang dari tujuh pertandingan terakhir usai dibekuk 1-2 oleh Eintracht Frankfurt pada Liga Europa. The Gunners hanya menang empat kali dari 13 pertandingan liga musim ini dan menduduki urutan kedelapan atau delapan poin di bawah zona Liga Champions.

"Merupakan satu kehormatan menjadi pelatih kepala Arsenal," kata Emery.

Kepada semua penggemar, lanjutnya, saya ingin berterima kasih kepada kalian dari lubuk hati saya karena membantu saya memahami dan merasakan kebesaran Arsenal.

"Saya ingin memberi tahun kalian bahwa saya telah bekerja dengan hasrat, komitmen dan upaya. Saya tak ingin mencapai apa-apa kecuali hasil lebih untuk kalian. Saya juga ingin menyampaikan pesan terima kasih kepada semua staf Arsenal atas cara mereka memperlakukan saya. Kebesaran Arsenal adalah pada semua direktur, eksekutif, staf, asisten dan relawan," tutup Emery.(BN/DTC/ANT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px