Log in

Turnamen Bulu Tangkis Akan Dibagi Enam Level


Jakarta-andalas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah mengeluarkan skema baru turnamen yang akan mulai diberlakukan pada 2018 hingga 2021. BWF juga sedang mempertimbangkan untuk menerapkan aturan baru soal poin, iklan, hingga warna lapangan. Tidak hanya itu, BWF memastikan juga akan meningkatkan hadiah uang untuk meningkatkan gengsi bulu tangkis. Akan ada empat turnamen yang menyediakan hadiah sedikitnya US$1 juta atau setara Rp13 miliar. Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen mengatakan, inilah saat yang tepat bagi bulu tangkis untuk makin meningkatkan citra. "Tujuan utama kami ialah menampilkan bulu tangkis pada tingkat tinggi dari presentasi dan daya saing. Juga untuk meningkatkan cakupan liputan televisi dan untuk meningkatkan kualitas dan popularitas para pemain," ujar Poul-Erik sesuai rapat Dewan BWF di Kuala Lumpur, Malaysia.

BWF sebelumnya memang telah menyatakan akan mengubah skema turnamen yang digelar dengan membagi turnamen menjadi enem level. Tahun depan, turnamen level 1 akan digelar di Tiongkok dengan hadiah US$1,5 juta. Tiga turnamen level dua yang berhadiah US$1 juta akan digelar di Tiongkok, Inggris, dan Indonesia. Untuk level tiga dengan hadiah US$700 ribu, akan ada lima turnamen. Turnamen level empat dengan hadiah US$250 ribu akan digelar tujuh kali, dan akan ada 11 turnamen level lima dengan hadiah US$150 ribu. Diperkirakan, dalam setahun akan ada 37 turnamen termasuk turnamen level enam akan menjadi kategori terbuka.

Kejuaraan level dua merupakan kejuaraan terbuka paling bergengsi yang levelnya hanya satu tingkat di bawah olimpiade, kejuaraan dunia dan super series finals, hanya tiga negara yang dinobatkan sebagai tuan rumah untuk periode 2018-2021 ini. Selain Indonesia, Tiongkok yang juga salah satu negara raksasa bulu tangkis dunia, berhak atas kejuaraan level dua. Begitu pun Inggris dengan kejuaraan All England yang punya prestise tersendiri. “BWF telah memutuskan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan level 2, karena dinilai dari penyelenggaraan BCA Indonesia Open sebelumnya yang dijadikan sebagai barometer bagi negara-negara lain,” tutur Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI.

“Kita dinilai kreatif dalam mengemas BCA Indonesia Open, hospitality-nya juga bagus, antusiasme penontonnya luar biasa. Ditambah lagi pertimbangan ada renovasi Istora, semakin menambah nilai kejuaraan ini untuk kedepannya. Rencananya total hadiah kejuaraan senilai 1,25 juta Dollar AS,” sambungnya. “Kalau All England memang dinilai BWF juga layak masuk level dua, karena selain turnamen tertua, penontonnya juga makin ramai. Sedangkan Tiongkok punya sponsor yang banyak,” tambah Rudy. (MTVN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 88%

Wind: 11.27 km/h

  • 22 Jul 2017 30°C 23°C
  • 23 Jul 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px